Belajar Tanpa Batas Ruang dan Waktu, Asbisindo Institute dan VOCASIA Hadirkan Solusi Belajar Digital

Penandatanganan kerja sama di bidang e-learning antara Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) Institute, Dr. Wahyu Avianto, bersama Chairman VOCASIA, Dr. Farid Subkhan.

WANITAINDONESIA.CO – Di tengah tuntutan karier yang semakin dinamis, fleksibilitas menjadi kunci utama bagi para profesional untuk terus berkembang. Menjawab tantangan tersebut, Asbisindo Institute menggandeng platform edutech VOCASIA resmi meluncurkan platform e-learning terintegrasi yang dirancang khusus untuk memodernisasi cara belajar para bankir syariah di tanah air.

Peluncuran yang digelar di BSI Tower, Jakarta, Rabu (8/4), ini menjadi angin segar bagi lebih dari 50.000 bankir yang tergabung dalam Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo). Kini, meningkatkan kompetensi tak lagi harus mengorbankan waktu berharga di kantor atau momen bersama keluarga, karena akses ilmu kini ada dalam genggaman.

Ketua Umum Asbisindo, Anggoro Eko Cahyo, menekankan bahwa teknologi adalah kunci untuk menembus batas ruang dan waktu. Sebagai sosok yang juga memimpin Bank Syariah Indonesia (BSI), ia memahami betul padatnya jadwal para profesional perbankan.

Baca Juga :  Mencetak Digitalpreneur, Kolaborasi Strategis Lumbung Coin, ICAN, dan VOCASIA Lewat "Living and Learning"

“Platform ini adalah wadah berbagi pengetahuan yang scalable. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih mudah diakses, agar setiap insan perbankan syariah bisa terus memperkuat kapabilitasnya kapan saja dan di mana saja,” tutur Anggoro.

Hal senada diungkapkan Ketua Asbisindo Institute, Wahyu Avianto. Ia menjelaskan bahwa inovasi ini lahir untuk mengatasi hambatan belajar tradisional. “Bankir itu punya kesibukan tinggi. Maka, kita kembangkan metode learning yang fleksibel, serba digital 24/7, namun tetap menjaga standar kualitas yang ketat,” jelasnya.

Baca Juga :  Revolusi SDM Bank Syariah: Asbisindo Institute dan VOCASIA Luncurkan Platform E-Learning Pintar

Solusi Cerdas Menutup ‘Digital Gap’

Platform yang dapat diakses melalui asbisindoinstitute.vokasia.id ini mengusung pendekatan self-paced learning. Artinya, peserta bisa mengatur sendiri ritme belajarnya melalui konten video terkurasi dan diskusi interaktif.

Chairman VOCASIA, Farid Subkhan, menyoroti pentingnya “orkestrasi” dalam pengembangan SDM. Mengutip pandangan Komisaris Utama BSI, Muliaman D. Hadad, Farid menyebut masih adanya celah digital (digital gap) yang perlu dijembatani.

“Kami hadir sebagai technology provider untuk memastikan para profesional perbankan syariah terorkestrasi dalam satu ekosistem digital yang mumpuni. Jadi, mereka tinggal fokus pada peningkatan kompetensi, sementara kami yang menyiapkan infrastruktur teknologinya,” ujar Farid.

Tak berhenti di sektor perbankan, VOCASIA terus melebarkan sayapnya untuk mendukung transformasi digital di berbagai bidang, termasuk rencana kemitraan dengan institusi di bidang perusahaan properti terintegrasi Lumbung Coin Eco Resort di Malang, Jawa Timur.di Malang, Jawa Timur.

Baca Juga :  Revolusi SDM Bank Syariah: Asbisindo Institute dan VOCASIA Luncurkan Platform E-Learning Pintar

Untuk tahap awal, platform ini fokus pada program manajemen risiko jenjang 4 hingga 6. Namun ke depan, platform ini akan mencakup hingga 91 jenis kompetensi sesuai standar OJK. Ini merupakan kesempatan emas bagi para ahli perbankan syariah untuk ikut berkontribusi sebagai instruktur digital dan berbagi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Dengan kehadiran e-learning ini, wajah perbankan syariah Indonesia dipastikan akan semakin kompetitif, profesional, dan tentu saja, melek teknologi. (Gdi)