
WANITAINDONESIA.CO – Komitmen terhadap lingkungan kini bukan lagi sekadar tren, melainkan bukti nyata kepemimpinan yang berwawasan masa depan. Hal inilah yang kembali dibuktikan oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo. Di tengah upaya global menghadapi perubahan iklim, Darmawan berhasil meraih penghargaan Green Leadership PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Penghargaan ini bukan sekadar piala biasa. Bagi kaum perempuan dan keluarga Indonesia yang kini semakin peduli pada isu polusi dan keberlanjutan, prestasi ini menjadi jaminan bahwa penyedia energi nasional sedang bertransformasi menjadi lebih “hijau” dan ramah bagi masa depan anak cucu kita.
Di bawah arahan Darmawan, PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga memastikan energi yang dihasilkan semakin bersih. Dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025, PLN sukses memborong 11 PROPER Emas dan 35 PROPER Hijau, yang merupakan level tertinggi dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan di Indonesia.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemimpin perusahaan yang melampaui standar kepatuhan. Menurutnya, langkah ini berkontribusi langsung pada efisiensi sumber daya dan pembangunan ekonomi masyarakat.
“Terima kasih kepada para CEO. Kontribusi serius ini tidak hanya mencegah pencemaran, tapi juga membangun ekonomi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung,” ujar Hanif dalam acara penganugerahan di Jakarta (7/4).
Inovasi dari Dapur hingga Transportasi Ramah Lingkungan
Bagi Sahabat Wanita Indonesia, dampak transisi energi ini mungkin terasa jauh, namun PLN membawanya menjadi sangat dekat melalui berbagai inovasi teknologi hijau. Salah satu pencapaian prestisius adalah pengembangan Green Hydrogen Plant (GHP).
Hingga tahun 2025, PLN telah mengoperasikan GHP di 22 lokasi di seluruh Indonesia. Hidrogen ramah lingkungan ini ke depannya diproyeksikan menjadi bahan bakar transportasi masa depan yang bebas polusi. Selain itu, PLN berhasil meningkatkan reduksi emisi gas rumah kaca secara drastis dari 12,9 juta ton CO2 di tahun 2021 menjadi 51,1 juta ton CO2 pada 2025.
Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa bagi PLN, menjaga lingkungan adalah bagian dari budaya kerja dan tanggung jawab sosial (ESG).
“Tugas PLN kini bukan hanya menyediakan listrik yang andal, tapi juga memastikan listrik tersebut semakin bersih dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur Darmawan.
Melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang kini mencapai 9,4 gigawatt (GW), PLN berupaya memberikan warisan lingkungan yang lebih sehat. Upaya dekarbonisasi ini diharapkan menciptakan multiplier effect: mulai dari lingkungan yang lebih asri, udara yang lebih bersih untuk keluarga, hingga terciptanya lapangan kerja baru di sektor ekonomi hijau.
Prestasi hattrick Green Leadership ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sinergi antara teknologi dan kepedulian lingkungan dapat menciptakan perubahan nyata bagi Indonesia yang lebih asri. (Gdi)




