Kompor Listrik Ramaikan Kompetisi Memasak HUT DKI Jakarta

Antusiasme peserta terlihat sepanjang lomba saat mereka berkreasi untuk meraih juara dengan hadiah menarik mulai dari rice cooker, air fryer, coffee maker, water heater, kompor listrik hingga sepeda listrik.

WANITAINDONESIA.CO – Atmosfer kemeriahan menyelimuti Lapangan Parkir Kantor Walikota Jakarta Timur. Ratusan pasang mata menyaksikan langsung bagaimana kepraktisan teknologi modern dapat mengubah aktivitas dapur menjadi jauh lebih seru dan efisien. Momen ini hadir lewat pergelaran kompetisi demonstrasi memasak (cooking demo competition) 2026 yang diinisiasi oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya. Acara ini bukan sekadar ajang unjuk bakat kuliner, melainkan bagian dari gerakan gaya hidup serba listrik (Betawi Electrifying Lifestyle). Melalui program ini, masyarakat diajak untuk bermigrasi ke penggunaan energi listrik yang lebih praktis, nyaman, dan modern dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi kado bagi hari jadi ibu kota.

Apresiasi tinggi datang dari jajaran pemerintah daerah yang melihat kegiatan ini sebagai langkah edukasi yang nyata. Mengubah kebiasaan lama di dapur memang memerlukan pembuktian langsung agar masyarakat tidak ragu untuk beralih ke teknologi baru.

“Melalui kegiatan bersama PLN ini, masyarakat bisa merasakan langsung bahwa menggunakan kompor listrik itu mudah dan lebih hemat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Fauzi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur.

Baca Juga :  RI Ingin 2026 Listrik Menjadi Energi Kompor hingga Kendaraan

Fauzi menambahkan bahwa momentum perayaan ulang tahun Jakarta kali ini harus menjadi pemantik bagi seluruh elemen warga untuk terus berkontribusi. Sinergi ini diharapkan dapat membawa Jakarta semakin maju dan mampu bersanding sejajar dengan kota-kota metropolitan lain di tingkat dunia.

Keseruan acara semakin memuncak saat juru masak (chef) Martin Praja naik ke atas panggung utama. Menggunakan kompor listrik, ia mendemonstrasikan kemampuannya mengolah dua hidangan populer, yaitu pangsit kukus isi ayam (xia long bao) dan nasi goreng. Proses memasak yang berjalan cepat, tanpa asap berlebih, dan terlihat sangat praktis tersebut sukses memukau penonton. Keberhasilan sang juru masak menyajikan hidangan lezat dalam waktu singkat membuktikan bahwa efisiensi energi tidak mengurangi kualitas rasa makanan.

Antusiasme serupa terlihat pada area perlombaan, di mana para peserta saling beradu kreativitas demi memperebutkan podium juara serta kategori pendukung terbaik (best supporter). Riuh rendah yel-yel penonton membuat suasana kompetisi semakin semarak.

Baca Juga :  Sentuhan Modernitas di Dapur Jurang Mangu Lewat Kompor Listrik

“Kami ingin masak jadi kegiatan yang menyenangkan dan mudah dilakukan siapa saja. Dengan kompor listrik, dapur jadi lebih bersih dan prosesnya cepat, sehingga cocok untuk aktivitas warga Jakarta yang dinamis,” kata Moch. Andy Adchaminoerdin, General Manager (Manajer Umum) PLN UID Jakarta Raya.

Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa memberikan pengalaman langsung (firsthand experience) kepada masyarakat adalah cara terbaik untuk mengikis keraguan terhadap kompor listrik. Guna menyempurnakan transisi gaya hidup digital ini, PLN juga menebar stimulus berupa potongan harga sebesar 50 persen untuk layanan tambah daya melalui aplikasi seluler PLN Mobile dengan menyertakan kode khusus.

Kolaborasi yang apik antara penyedia layanan energi dan pihak birokrasi ini dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di tingkat akar rumput.

“Terima kasih kepada jajaran PLN yang terus berkoordinasi dan menghadirkan kegiatan ini bertepatan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta sehingga dapat dinikmati langsung oleh masyarakat,” tutur Munjirin, Walikota Jakarta Timur.

Baca Juga :  Tekan Impor Elpiji Pemerintah Usulkan Anggaran Jumbo Kompor Listrik

Menurut Munjirin, ruang interaksi seperti ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi warga mengenai efisiensi energi, tetapi juga memperkukuh hubungan kemitraan antara Pemerintah Kota Jakarta Timur dan PLN dalam menggulirkan program-program kesejahteraan yang berdampak langsung pada masyarakat. Sinergi ini pun dipermanis dengan pembagian berbagai hadiah modern, mulai dari penanak nasi (rice cooker), penggoreng tanpa minyak (air fryer), mesin pembuat kopi (coffee maker), pemanas air (water heater), hingga sepeda listrik.

Transisi menuju era baru perkotaan yang bersih dan cerdas kini bukan lagi sekadar wacana di atas kertas. Melalui langkah konkret beralih ke ekosistem serba listrik, warga Jakarta kini memiliki kesempatan emas untuk menjadi bagian dari komunitas urban yang lebih modern, hemat, dan ramah lingkungan. Menatap masa depan kota yang lebih hijau, sudahkah dapur Anda beralih ke tren masa kini? (Gdi)