
WANITAINDONESIA.CO – Suasana Kelurahan Jurang Mangu Timur mendadak riuh oleh aroma masakan dan gelak tawa para warga yang sedang menjajal pengalaman baru di dapur. Bukan menggunakan api konvensional, sebanyak 21 peserta nampak antusias meracik hidangan di atas permukaan kaca yang mengilap, menandai pergeseran gaya hidup menuju era serba listrik (electrifying lifestyle) yang lebih bersih dan praktis.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui PLN UP3 Bintaro ini bukan sekadar lomba memasak biasa. Acara ini menjadi panggung edukasi bagi masyarakat untuk merasakan langsung kenyamanan teknologi memasak modern yang selama ini mungkin hanya dianggap sebagai pelengkap gaya hidup urban.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin dalam keterangannya, Rabu, menegaskan bahwa transformasi menuju penggunaan energi listrik dalam aktivitas harian adalah langkah penting untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.
Menurutnya, kompor listrik hadir sebagai solusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat karena tidak menghasilkan emisi sisa pembakaran di dalam ruangan.
“Kompor listrik menjadi solusi yang lebih praktis, aman, dan nyaman digunakan, sekaligus mendukung gaya hidup modern yang ramah lingkungan,” tutur Andy Adcha dengan penuh optimisme.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Bintaro, Hendar Prisnadianta Y., menambahkan bahwa pengalaman nyata ini jauh lebih efektif daripada sekadar teori. Dengan merasakan kecepatan panas dan kemudahan pengaturan suhu, warga diharapkan semakin familiar dengan berbagai peralatan berbasis listrik yang kini juga didukung oleh layanan digital praktis melalui aplikasi PLN Mobile.
Lurah Jurang Mangu Timur, H. Ahmad Gozali, menyambut hangat inisiatif yang mendekatkan teknologi kepada warganya tersebut.
Baginya, pemahaman mengenai penggunaan listrik yang aman dan efisien adalah bekal berharga bagi keluarga untuk menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik, dimulai dari aktivitas sederhana namun bermakna di dapur rumah mereka. (gdi)




