
WANITAINDONESIA.CO — Di balik hiruk-pikuk dan gemerlap Jakarta yang tak pernah tidur, ada arus energi yang terus mengalir tanpa henti. Memastikan listrik tetap menyala dengan aman untuk mendukung denyut ekonomi ibu kota bukanlah perkara mudah. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyadari betul bahwa keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada perlindungan maksimal terhadap seluruh infrastruktur yang tersebar di sudut-sudut kota.
Langkah nyata untuk membentengi aset-aset berharga tersebut diperkuat melalui pertemuan strategis pada Kamis (10/9). General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, melakukan audiensi langsung dengan Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. Pertemuan yang juga dihadiri Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital AKBP Rivanda, Kasubditwaster AKBP Rose WL, serta jajaran Senior Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya ini menjadi momentum penting dalam memperketat penjagaan objek vital nasional.
“Listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi Jakarta. Untuk menjaga keandalannya, kami tidak hanya memastikan kesiapan jaringan dan sistem, tetapi juga memastikan aset-aset kelistrikan terlindungi. Karena itu, sinergi dengan Kepolisian menjadi bagian penting dari upaya preventif PLN,” ujar Moch. Andy Adchaminoerdin dalam keterangan resmi, Sabtu.
Suasana kerja sama kian terasa saat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. diajak meninjau ruang Pusat Pengendalian Distribusi (Distribution Control Center) PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya. Di ruangan penuh layar pemantau inilah, seluruh jaringan pasokan listrik Jakarta diawasi secara dinamis selama 24 jam nonstop.
Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya menegaskan bahwa infrastruktur kelistrikan memegang peranan krusial bagi hajat hidup orang banyak. “Kelistrikan memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, sinergi dengan PLN penting untuk memastikan keamanan objek dan aset kelistrikan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” tegas Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H.
Upaya mitigasi dan tindak pencegahan (preventif) ini menjadi kunci agar gangguan fisik maupun potensi kejahatan terhadap fasilitas publik dapat ditekan hingga titik terendah. Keandalan pasokan listrik pada akhirnya berujung pada kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Menjaga terang Jakarta sejatinya bukan semata tugas petugas di lapangan atau aparat keamanan. Partisipasi aktif masyarakat untuk saling peduli dan menjaga lingkungan sekitar fasilitas kelistrikan menjadi benteng terkuat agar pasokan energi tetap aman, andal, dan menerangi setiap langkah kita. (Gdi)




