
WANITAINDONESIA.CO — Di tengah deru pembangunan kota yang kian bising dan dinamis, sebuah kepedulian tulus mengalir tenang di kawasan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat. Ketika asap sisa kebakaran masih menyisakan duka bagi 320 kepala keluarga di sekitar kawasan tersebut, sebuahuluran tangan hadir bukan sekadar sebagai bantuan kemanusiaan, melainkan sebagai wujud simpati hangat dari sebuah tetangga dekat. Aksi nyata yang digerakkan secara kolektif oleh manajemen dan seluruh karyawan Galva Group ini menjadi penanda menyentuh dalam memperingati perjalanan panjang delapan dekade kiprah mereka di Tanah Air.
Memasuki usia ke-80 tahun, kelompok usaha terintegrasi ini memilih untuk merayakan pencapaian besar tersebut dengan menyatu bersama warga setempat. Bagi perusahaan yang menaungi berbagai lini bisnis mulai dari teknologi, audio, tata boga dan perhotelan (hospitality), kebugaran korporasi, hingga manajemen investasi ini, warga sekitar bukanlah sekadar orang asing di luar pagar kantor pusat mereka. Kehadiran karyawan yang secara sukarela mengumpulkan kebutuhan mendesak seperti obat-obatan, barang keperluan sehari-hari, hingga pakaian layak pakai mempertegas filosofi bahwa pertumbuhan bisnis sejatinya harus berjalan selaras dengan kepedulian sosial.
Kehangatan dari aksi kepedulian sosial tersebut kemudian berlanjut dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Galva Group yang digelar secara khidmat dan meriah di Hotel Pullman, Jakarta. Dalam helatan santap malam resmi (gala dinner) tersebut, jajaran manajemen memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan perusahaan yang menjadi pilar utama keberlanjutan bisnis. Pada momen berharga itu pula, arah strategis serta visi besar perusahaan dalam menghadapi era transformasi industri dan digitalisasi dipaparkan secara optimistis.
Perjalanan melintasi berbagai dinamika zaman selama delapan puluh tahun menjadi bukti nyata akan ketangguhan (resilience) yang dibangun di atas fondasi nilai kekeluargaan serta kasih yang mengakar kuat. Oki Widjaja, President Director Galva Group, menegaskan bahwa warisan masa lalu merupakan pijakan utama untuk terus melompat lebih tinggi menuju masa depan.
“Delapan puluh tahun bagi kami bukan hanya tentang mempertahankan apa yang sudah dibangun, tetapi bagaimana menjadikan pengalaman dan nilai-nilai yang kami miliki sebagai fondasi untuk terus berkembang. Kebutuhan masyarakat dan industri terus berubah, sehingga kami harus berani belajar, beradaptasi, dan menangkap peluang baru. Inilah semangat Rooted in Legacy, Rising to the Future—kami tetap berakar pada fondasi yang kokoh, sembari melakukan transformasi agar senantiasa relevan dan memberikan dampak nyata,” ujar Oki Widjaja.
Langkah transformatif ini dibuktikan melalui keanekaragaman ekosistem bisnis yang terus berkembang pesat, mulai dari PT Galva Technologies Tbk di bidang teknologi, PT TOA Galva Prima Karya sebagai pemegang merek TOA di Indonesia, hingga unit bisnis perhotelan seperti The GAIA Bandung dan GAIA Cosmo Yogyakarta. Tak hanya itu, kepedulian pada kualitas hidup masyarakat juga diwujudkan melalui program kebugaran dan kesehatan korporasi (corporate health and wellness) Living in Fitness, serta pengelolaan dana melalui LiF Manajemen Investasi yang didukung oleh jaringan kantor perwakilan di berbagai kota besar di Indonesia.
Melalui komitmen ganda untuk merawat lingkungan terdekat sekaligus memacu kesiapan internal, Galva Group membuktikan bahwa keberhasilan sejati sebuah enterprise tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang ditanamkan bagi sesama.
“Kami ingin usia 80 tahun ini menjadi awal dari babak baru perjalanan Galva Group. Dengan fondasi warisan (legacy) yang kuat dan semangat inovasi tanpa henti, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi pelanggan, mitra, karyawan, serta kemajuan Indonesia,” tutup Oki Widjaja.
Kisah delapan dekade Galva Group mengajarkan kepada kita semua bahwa setinggi apa pun pohon bisnis tumbuh menjulang menembus awan modernisasi, ia akan tetap berdiri kokoh jika akarnya tertanam kuat pada ketulusan kasih dan rasa kepedulian terhadap sesama. (Gdi)




