Sinetron Terbaru Cut Tari Hadirkan Konflik dan Cerita Persoalan Keluarga

FOTO: Instagram/ @wajahcintayanglain.sctv.

WANITAINDONESIA.CO – Cut Tari antusias terlibat dalam sinetron Wajah Cinta yang Lain, yang bakal tayang distasiun televisi SCTV.

Ia mengaku tertarik bergabung dalam sinetron tersebut karena didukung para pemain berbakat serta jalan cerita yang dinilainya menarik.

“Banyak sih, soalnya saya melihat pemain-pemainnya juga bagus-bagus. Ada Adriadi, Kirana, Okaara, Risad, Aara, dan semuanya punya kemampuan masing-masing,” ujar Cut Tari dalam wawancara virtual bersama SCTV di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

FOTO: Instagram/ @wajahcintayanglain.sctv.

Menurut Cut Tari, sinetron Wajah Cinta yang Lain menghadirkan cerita dengan konflik yang kuat. Kisahnya tidak hanya berkutat pada persoalan keluarga, tetapi juga mengangkat dendam, kecemburuan, dan perebutan harta warisan.

Baca Juga :  #BanggaPalingIndonesia Memaknai Kedigdayaan Indonesia lewat Budaya, Perjalanan, dan Cerita

“Ceritanya juga keren. Bukan cerita biasa tentang balas dendam seorang perempuan karena laki-laki. Ada persoalan anak, keluarga, sampai harta warisan,” katanya.

Cut Tari menyinggung konflik yang melibatkan Tamara, yang tidak menginginkan kelahiran seorang bayi. Bayi tersebut kemudian berusaha dibuang, tetapi ternyata masih hidup dan tumbuh dewasa. Persoalan semakin rumit ketika muncul konflik lain yang melibatkan kecemburuan dan keinginan menguasai harta warisan.

Baca Juga :  Cerita Inspiratif Pekerja Wanita Mumpuni Uni-Charm
FOTO: Instagram/ @wajahcintayanglain.sctv.

Menurutnya, rangkaian peristiwa tersebut membuat cerita Wajah Cinta yang Lain menarik untuk diikuti karena setiap karakter memiliki persoalan yang saling berkaitan.

Tak hanya soal cerita, Cut Tari juga mengapresiasi kekompakan para pemain selama menjalani proses syuting. Ia mengaku nyaman bekerja bersama rekan-rekannya, termasuk para pemain muda yang kerap menciptakan suasana ceria di lokasi syuting.

Baca Juga :  RCTI Siapkan Sinetron Terbaru "Ternyata Ini Cinta": Perpaduan Drama Keluarga dan Keseruan Romansa Remaja

“Anak-anak muda ini suka bercanda. Saya yang orangnya serius malah ikut tertawa melihat mereka. Lucu banget,” ungkapnya.

Ia mengatakan, suasana akrab tersebut juga terasa ketika para pemain menjalani pengambilan gambar. Saat terjadi kesalahan dalam adegan, mereka terkadang tertawa bersama sehingga suasana kerja menjadi lebih santai.

“Awalnya kita semua sangat enak diajak bekerja sama. Begitu sedang take, kalau ada yang salah, kita bisa ketawa bareng-bareng,” tuturnya. (gie)