WANITAINDONESIA.CO — Langkah baru kembali diukir dalam peta investasi nasional ketika PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bergandengan tangan dengan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia) untuk meluncurkan Batavia Gold Sharia Equity USD (BAGOS). Produk reksa dana saham syariah berdenominasi dolar Amerika Serikat ini hadir secara khusus untuk merespons antusiasme pemodal berprofil risiko agresif yang membidik kilau potensi di sektor emas dan logam mulia dunia.
Kehadiran instrumen baru ini menjadi jawaban strategis di tengah dinamika perekonomian global yang terus bergerak dinamis. Direktur BCA Haryanto T. Budiman menyampaikan bahwa kolaborasi strategis BCA bersama Batavia melalui peluncuran Reksa Dana Batavia Gold Sharia Equity USD ini diharapkan mampu memberikan ragam pilihan investasi bagi nasabah dengan profil risiko agresif yang menginginkan eksposur pada sektor emas dan logam mulia.
Secara teknis pengelolaannya, BAGOS menempatkan alokasi kebijakan investasi sebesar 80–100 persen pada efek syariah bersifat ekuitas (saham) dan 0–20 persen pada instrumen pasar uang syariah dan/atau deposito syariah. Komposisi portofolio investasinya dirancang menjangkau perusahaan pertambangan tingkat dunia yang berfokus pada subsektor emas, perak, logam mulia, tembaga, hingga diversifikasi industri logam serta pertambangan lainnya.
Daya tarik produk ini semakin diperkuat oleh kemudahan aksesibilitas serta fleksibilitas pengelolaan dana asing bagi para pemilik modal. Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengungkapkan optimismenya bahwa dengan dukungan jaringan distribusi BCA yang luas dan platform digital yang andal, produk ini dapat menjadi solusi diversifikasi (penganekaragaman) bagi nasabah dalam mengelola portofolio valuta asing (mata uang asing) mereka.
Kemitraan kokoh antara BCA dan Batavia sejatinya telah terjalin sejak 2015 dengan terus menghadirkan jajaran produk reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, indeks, hingga saham dalam denominasi rupiah maupun dolar Amerika Serikat. Produk BAGOS sendiri resmi diluncurkan pada Kamis (10/9) dan sudah dapat diakses melalui kantor cabang BCA yang melayani transaksi reksa dana. Kepemilikan awal produk ini dapat dimulai dengan minimum pembelian sebesar 10.000 dolar AS. Untuk transaksi pembelian selanjutnya, nasabah dapat memanfaatkan aplikasi myBCA dengan minimum 100 dolar AS atau melalui kantor cabang BCA sebesar 5.000 dolar AS. Kemudahan bagi nasabah yang sebelumnya pernah membeli reksa dana berdenominasi dolar AS di BCA juga ditunjang lewat fitur Investasi di aplikasi myBCA.
Kendati menawarkan peluang pertumbuhan modal pada sektor pertambangan global, edukasi mengenai manajemen risiko tetap menjadi perhatian utama. Reksa dana merupakan produk pasar modal dan bukan merupakan produk simpanan bank, sehingga tidak termasuk dalam program penjaminan simpanan. Setiap bentuk investasi reksa dana senantiasa mengandung risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan.
Di tengah ketidakpastian kondisi finansial global, jeli melihat peluang instrumen investasi yang berorientasi jangka panjang menjadi langkah penting untuk menjaga daya tahan portofolio Anda. Mari cermati setiap peluang, kenali profil risiko secara bijak, dan mulailah mengoptimalkan aset masa depan Anda sejak hari ini. (Gdi)





