Wujudkan Inklusivitas, Program ‘Terang Aksara’ PLN UID Jakarta Raya Raih Penghargaan Platinum

Melalui pelatihan komputer bicara dengan leap motion, PLN UID Jakarta Raya berupaya mendukung inklusivitas siswa disabilitas netra dalam masyarakat

WANITAINDONESIA.CO — Komitmen terhadap pemberdayaan kelompok rentan kembali membuahkan apresiasi di tingkat nasional. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya baru saja membawa pulang penghargaan bergengsi peringkat Platinum Alignment dan CEPI Champion Candidate dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026.

Penghargaan kategori Perlindungan Sosial dan Kemanusiaan Strategis ini diberikan atas keberhasilan program Terang Aksara Empowerment. Sebuah inisiatif yang tidak hanya sekadar memberi bantuan, tetapi membangun kedaulatan bagi penyandang disabilitas di Ibu Kota.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, dalam keterangan, Jumat, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menyentuh langsung aspek kemanusiaan.

Baca Juga :  Sinergi PLN dan PT DISP, Perkuat Fondasi Kelistrikan Data Center Jakarta

“Peringkat Platinum ini menunjukkan bahwa program Terang Aksara Empowerment telah memberikan dampak nyata pada inklusivitas difabel di masyarakat. Ini memvalidasi konsistensi kami dalam memberi nilai tambah bagi wilayah operasional kami,” ujar Andy.

 

Sentuhan Teknologi untuk Kemandirian

Fokus utama program ini adalah merangkul kawan-kawan disabilitas di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara (PSBNRW) Cahaya Batin, Jakarta Timur. Lewat pelatihan terstandar Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dan Braille, PLN ingin memastikan setiap individu memiliki akses informasi yang setara.

Baca Juga :  Menjaga Denyut Ekonomi Digital, Listrik Andal Kunci Keamanan Data Nasional

Menariknya, program ini juga menyentuh sisi futuristik dengan mengintegrasikan teknologi asistif. Penggunaan sensor Leap Motion dan perangkat lunak pembaca layar menjadi jembatan bagi penyandang disabilitas untuk siap terjun ke dunia kerja digital.

“Tujuannya adalah menyiapkan mereka menjadi tenaga kerja yang kompeten di sektor industri digital melalui Humanitarian Workforce Readiness,” jelas Intan Nugrahani Putri, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jakarta Raya.

Berkat dedikasi dan kepemimpinannya dalam mengawal program ini, Intan Nugrahani Putri juga terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026.

Baca Juga :  Gerakan Satu Pegawai Satu Pohon PLN Hijaukan Jakarta

Lebih dari Sekadar Aksi Sosial

Nusantara CSR Awards 2026 yang memasuki tahun ke-17 ini menggunakan metodologi ketat La Tofi ESG Rating. Penilaian ditekankan pada bagaimana sebuah perusahaan melakukan mitigasi sosial yang tepat sehingga menjadi investasi strategis yang berkelanjutan.

Pencapaian PLN UID Jakarta Raya ini menjadi refleksi nyata dari nilai-nilai Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI). Melalui Terang Aksara, PLN membuktikan bahwa tanggung jawab sosial bukan lagi sekadar bantuan simbolis, melainkan langkah nyata dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat di Jakarta. (gdi)