Update Tren mode dari London! - Wanita Indonesia
GAYA HIDUP

Update Tren mode dari London!

wanitaindonesia.coKoleksi musim semi dan panas 2021 terus bergulir dari satu kota mode ke lainnya, selesai dengan New York Fashion Week, London menggelar pekan modenya, diikuti oleh Milan dan kini Paris. Berikut rekap tren mode terbaru London Fashion Week Spring-Summer 2021!

Berani Warna

London Fashion Week penuh warna
Foto: Dok. Vogue
London memang ‘rebel’ tampil berani dengan ledakan aneka warna dan permainan print unik yang mencolok. Halpern menawarkan warna-warna solid yang dituangkan pada material ringan melayang, menciptakan serangkaian busana yang dinamis dan menonjol. Formula serupa juga diambil oleh Matty Bovan dan Preen by Thornton Bregazzi. Bedanya Matty Bovan menyelipkan unsur rajutan dan tabrak motif sementara Preen menampilkan aksen lipit drapery serta material tebal seperti bolero rajut dan bomber jacket.

Seperti halnya palet warna cerah dalam satu tampilan yang tampak di New York Fashion Week, London juga melakukan hal yang sama. Richard Quinn menampilkan busana dalam satu warna pada keseluruhan, demikian juga JW Anderson dan Molly Goddard. Sementara itu, aksen print berulang pada satu tampilan dipilih Erdem dan beberapa tampilan dari Victoria Beckham dan Richard Quinn.

Putih Bersih

Tampilan serba putih dari London Fashion Week
Foto: Dok. Vogue
Warna putih memang abadi di dunia mode dan selalu muncul dalam setiap putaran mode. Begitu pula yang tampak pada pekan mode London ini. Busana putih mendominasi pergelaran Erdem, Simone Rocha, dan Harris Reed. Material ringan seperti chiffon, lace, katun, dan organza mendominasi presentasi musim semi ini.

Victoria Beckham melansir power suit satu warna putih polos. Sebaliknya, Vivienne Westwood menampilkan gaun drapery bias cut serba putih dalam material silk dan crepe. Molly Goddard juga mengemas warna putih dalam bentuk gaun baby doll yang ringan dan menggemaskan.

Punk & Royals

Punk Membahana di London Fashion Week
Foto: Dok. Vogue
Memang bukan London bila kehilangan sisi pemberontakannya. Pionir mode punk, Vivienne Westwood membawa napas punk kental dalam presentasinya. Mulai dari aksen tartan hingga tabrak motif dan top hat, semuanya menunjukkan identitas Westwood sebagai ratu mode punk dunia.

Simone Rocha juga menampilkan sisi rebel-nya dengan busana serba hitam dalam tumpuk lace yang unik, nyeleneh, namun tetap cantik dengan permainan payet yang indah. Richard Quinn membawa sisi ekstrim dari pergerakan punk dengan sematan stud yang mendominasi tampilan biker jacket dan mantel kulit.

Komposisi Maksimalis

Permainan volume di London Fashion Week
Foto: Dok. Vogue
Permainan komposisi menjadi sebuah tren paling nyata dari London Fashion Week. Tampilan bervolume dan maksimalis banyak tampak pada presentasi para perancang. Erdem dan Edward CrutchleyPermainan volume ini umumnya pada area panggul dan kaki, seakan memberi celah melihat sisi modern mode Victorian era.

Sebaliknya, Richard Quinn memilih bermain volume pada area bahu dengan tampilan pagoda shoulder yang sempat tren di penghujung 2000an. Haris Reed dan Halpern menampilkan tampilan mengembang penuh yang unik dan nyentrik.

Sementara Simone Rocha benar-benar maksimalis pada tiap tampilannya. Beberapa rancangan tampil dengan kerah lebar menjuntai hingga bagian perut, beberapa tampilan memiliki lengan kembung panjang hingga nyaris menyentuh mata kaki, dan sentuhan Victorian yang dipilihnya juga membawa aksen siluet panggul besar yang unik. (f)

Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button