
WANITAINDONESIA.CO – Bulan suci Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan menjaga kesucian diri. Bagi pasangan suami istri, hubungan halal di malam hari tetap diperbolehkan. Namun, penting memahami tata cara mandi junub yang benar agar ibadah puasa tetap sah dan bernilai sempurna.
Berikut panduan lengkap yang bisa menjadi rujukan.
Mandi junub atau mandi wajib adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar, termasuk setelah berhubungan suami istri. Dalam Islam, seseorang wajib dalam keadaan suci sebelum melaksanakan ibadah seperti salat dan membaca Al-Qur’an.
Pada bulan Ramadhan, mandi junub memiliki perhatian khusus karena berkaitan dengan sah atau tidaknya puasa dan kesiapan menjalankan ibadah lainnya.
Hukum Mandi Junub Saat Ramadhan
Mengacu pada ajaran dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW, suami istri diperbolehkan berhubungan di malam hari setelah berbuka hingga sebelum terbit fajar.
Jika seseorang masih dalam keadaan junub saat azan Subuh berkumandang, puasanya tetap sah selama mandi wajib dilakukan sebelum melaksanakan salat Subuh.
Artinya:
- Berhubungan suami istri di malam hari → diperbolehkan.
- Mandi junub setelah azan Subuh → puasa tetap sah.
- Namun, wajib mandi sebelum salat Subuh.
Tata Cara Mandi Junub yang Benar
Agar sah dan sempurna, berikut langkah-langkahnya:
- Niat dalam hati untuk menghilangkan hadas besar.
- Membaca basmalah.
- Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
- Membersihkan area kemaluan dan kotoran yang menempel.
- Berwudhu seperti wudhu untuk salat.
- Menyiram kepala tiga kali hingga air merata ke kulit kepala.
- Menyiram seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri, memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat.
- Pastikan air mengalir dan mengenai seluruh permukaan tubuh, termasuk sela-sela jari dan lipatan kulit.
Waktu Terbaik Mandi Junub di Bulan Ramadhan
Idealnya, mandi dilakukan sebelum waktu Subuh agar tubuh sudah dalam keadaan suci saat memasuki waktu salat. Namun, jika tertidur dan baru bangun setelah azan Subuh dalam keadaan junub, puasa tetap sah dan mandi dapat segera dilakukan sebelum salat.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Jangan menunda mandi hingga melewatkan waktu salat.
- Pastikan tidak ada air yang tertelan saat berkumur secara berlebihan ketika berpuasa.
Menjalani Ramadhan dengan penuh kesadaran dan ilmu akan membuat ibadah semakin berkah. Bagi suami istri, memahami tata cara mandi junub yang benar membantu menjaga kesucian diri tanpa mengurangi keabsahan puasa.
Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, ketenangan, dan pahala yang berlipat ganda bagi setiap keluarga Muslim. (Den)




