Taktik Jitu Menjadi Perempuan Berdaya Para Perempuan Inspiratif di “United in Uniqueness

Sri Haryani, Sales Director PT Uni-Charm Indonesia Tbk, motivasi para perempuan Indonesia untuk terus menggali potensi diri tak terbatas di "United in Uniqueness".( Foto : Istimewa.

WanitaIndonesia.co, Jakarta – Sebagai Perempuan Indonesia, kita mungkin memiliki keunikan masing-masing, dan berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

Namun kita harus bersatu, dan saling mendukung. Percaya pada potensi diri yang tak terbatas, meraih prestasi di bidang masing-masing. Bersama kita bisa mewujudkan pemberdayaan Perempuan Indonesia, (Sri Haryani, Sales Director PT Uni-Charm Indonesia Tbk).

Unicharm merupakan perusahaan yang memiliki Komitmen tinggi dalam mendukung emansipasi Perempuan Indonesia.
Sejumlah inisiasi telah dan akan dilakukan baik di dalam maupun di luar perusahan, guna menghasilkan dampak yang signifikan terhadap upaya berkelanjutan tersebut.

Terbaru dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional dengan menyelenggarakan acara inspiratif “United in Uniqueness” : Dukung Potensi Perempuan Indonesia Bersama Unicharm.

Di tengah maraknya isu diskriminasi, dan ketidaksetaraan terhadap perempuan di masyarakat. Lewat kegiatan Unicharm berharap dapat memotivasi para perempuan,
khususnya generasi muda untuk terus menggali potensi diri yang tak terbatas.

Juga turut berkontribusi dalam #Accelerate Action” tema peringatan Hari Perempuan Internasional tahun ini. Tema menekankan pentingnya mengambil langkah cepat, dan tegas untuk mencapai kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan.

Diharapkan lewat talkshow dapat menjadi momentum serta meningkatkan urgensi dalam mengatasi hambatan yang dihadapi perempuan. Baik Di ranah pribadi maupun profesional.

Ki-ka : Widya Ayu Kosasih (MC), Lili Rahmawati, Corporate Planning UCI, Amira Kun Nadia, Wakil Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di Miss Indonesia 2019 gaungkan peran strategis perempuan Indonesia lewat pemberdayaan.( Foto : Istimewa.)

Charm Dukung Emansipasi Perempuan

Siti Komarianingsih S. ST. M Kes, Kepala Bidang Pengurusutamaan Gender (PUG), Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (PPPA) Kabupaten Karawang. (Foto : Istimewa )

Perempuan berperan strategis di lingkungan keluarga, dan masyarakat. Disayangkan data dari World Economic Forum menunjukkan, diskriminasi terhadap perempuan masih tinggi. Dengan progres saat ini, dibutuhkan waktu lebih dari 100 Tahun dari sekarang untuk mencapai kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan.

Karenanya lewat momen talkshow yang diinisiasi oleh Charm, diharapkan muncul cara pandang baru khususnya pada perempuan muda untuk meningkatkan kesadaran serta turut berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan.

Talkshow yang diselenggarakan secara daring menghadirkan para pembicara perempuan inspiratif Siti Komarianingsih S. ST. M Kes, Kepala Bidang Pengurusutamaan Gender (PUG), Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (PPPA) Kabupaten Karawang, Wakil Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dari ajang Miss Indonesia 2019, Amira Kun Nadia serta Ayoe Sutomo M.Psi, Psikolog.

Sri Haryani menyampaikan, “Kami meyakini bahwa setiap orang memiliki potensi yang tak terbatas. Selain untuk memotivasi setiap orang agar meyakini serta mencintai potensi yang dimiliki juga untuk mendukung pemberdayaan perempuan.”

“Kami telah melakukan berbagai inisiatif baik di dalam maupun di luar perusahaan seperti memberikan kesempatan berkarir yang sama secara adil kepada karyawan laki-laki, dan perempuan, “terangnya.

Sri melanjutkan, “Kegiatan lainnya tak kalah inspiratif berupa peningkatan kesadaran terhadap pentingnya periksa payudara sendiri, untuk deteksi dini kanker payudara secara berkelanjutan. Juga pada momen kali ini dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, dlsbnya.”

“Kami percaya bahwa upaya-upaya ini akan berkontribusi pada pemberdayaan perempuan pada akhirnya mengarah pada penyelesaian salah satu isu pada tujuan nomor 5 SDGs (Sustainable Development Goals) yaitu diskriminasi terhadap perempuan, “terang Sri.

“Saya berharap lewat talkshow daring ini dapat memberikan inspirasi bagi kaum perempuan khususnya generasi muda, “imbuhnya.

Salah satu pemateri, Siti Komarianingsih menyoroti kolaborasi epik anak negeri.
“Dalam upaya mewujudkan pemberdayaan perempuan, dibutuhkan kemitraan antara Pemerintah, swasta serta organisasi masyarakat sipil guna mendukung Program Pemberdayaan Perempuan. Jika kolaborasi ini bisa dilakukan, maka perempuan Indonesia akan berdaya, “terang Siti.

“Dampaknya nyata pada kondisi ekonomi yang stabil sehingga perempuan dapat berkontribusi dalam perekonomian keluarga serta masyarakat, “ujar Siti.

Siti melanjutkan, “Perempuan yang memiliki wawasan yang luas akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan serta dapat turut berkontribusi dalam memecahkan masalah di berbagai bidang.”

Psikolog Ayoe Sutomo( Foto : Istimewa.)

“Yuk Berdaya!

Melanjutkan, Psikolog Ayoe Sutomo, “Generasi muda dapat turut berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan. Hal ini bisa dimulai dari diri sendiri. Beberapa hal yang bisa dilakukan diantaranya dengan meningkatkan self awareness, menempuh pendidikan formal maupun informal setinggi mungkin.”

“Dianjurkan untuk mengikuti organisasi maupun kegiatan volunteer guna menambah wawasan serta pengalaman. Selain penting menemukan role model yang bisa dijadikan sosok panutan, “tambah Ayoe.

“Generasi muda harus terus mencari tantangan serta peluang baru agar dapat terus berkembang. Dengan demikian, diri kita sendiri dapat menjadi pemicu bagi perempuan di sekitar kita, untuk menjadi perempuan yang berdaya, “ujar Ayoe.

Turut memberikan pendapat Amira Kun Nadia, “Pendidikan merupakan satu hal penting dalam upaya mewujudkan pemberdayaan perempuan. Hanya lewat pendidikan perempuan dapat memahami hak-hak mereka serta mengembangkan kesadaran diri tentang tentang perlindungan kesetaraan tentang pentingnya kesetaraan, dan keadilan sosial.”

Selain itu pendidikan membantu perempuan memperoleh keterampilan ekonomi untuk mendapatkan pekerjaan yang layak serta menjadi mandiri, “pesan Amira.

“Misi ini yang saya sampaikan untuk disebarluaskan lewat ajang Miss Indonesia lalu. Saya mengapresiasi inisiasi Unicharm yang terus menunjukkan kepedulian untuk kesejahteraan, dan kemajuan perempuan. Semoga melalui upaya berkelanjutan ini, bersama kita dapat mewujudkan pemberdayaan perempuan Indonesia, “pungkasnya.