WANITAINDONESIA.CO — STIE Tri Bhakti kembali menggelar seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari luar negeri, Mr. Daniel, akademisi dari University of Economics and Finance, Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Kegiatan ini menjadi ajang bertukar wawasan lintas negara.
Dalam pemaparannya, Mr. Daniel menjelaskan bahwa seminar ini berfokus pada pentingnya kolaborasi internasional di era globalisasi. Menurutnya, setiap negara memiliki keunikan dan perspektif yang dapat saling melengkapi.
“Indonesia sebagai negara besar dengan keragaman yang luar biasa memiliki banyak hal yang bisa dibagikan ke dunia. Melalui forum seperti ini, kita bisa saling belajar dan memperkuat kerja sama global,” ujarnya, di Bekasi, Jumat (17/4/26).
Ia juga menilai seminar semacam ini penting untuk terus diadakan, karena mampu membuka ruang diskusi yang lebih luas, memperluas jaringan, serta mendorong pertukaran pengetahuan antarnegara.
Meski bukan pertama kali mengikuti seminar di Indonesia, Mr. Daniel mengaku ini adalah pengalaman perdananya menjadi pembicara di Tanah Air. Ia merasa antusias dapat berinteraksi langsung dengan peserta dari berbagai latar belakang, sekaligus memahami perspektif Indonesia dalam konteks global.
Di kampus asalnya, kegiatan serupa disebutnya sudah menjadi agenda rutin. Seminar tersebut kerap menghadirkan pembicara dari berbagai bidang profesional guna memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa.
Adapun peserta seminar di STIE Tri Bhakti didominasi mahasiswa dari berbagai semester, khususnya dari jurusan bisnis dan akuntansi yang memiliki minat pada isu ekonomi global.
Meski demikian, kegiatan ini terbuka untuk seluruh program studi.
Selain mahasiswa, seminar ini juga dihadiri oleh 10 pelaku UMKM dari Kecamatan Rawalumbu serta sejumlah dosen dari kampus lain, termasuk dari Muhammadiyah Bekasi.
Acara ini dipandu oleh Keri Boru Hotang, S.E., M.Ak, dosen Program Studi S1 Akuntansi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II Bidang Non Akademik STIE Tri Bhakti.
Mr. Daniel sendiri dikenal memiliki komitmen kuat dalam berbagi ilmu pengetahuan. Ia meyakini bahwa ilmu tidak seharusnya disimpan sendiri, melainkan dibagikan agar dapat memberikan manfaat luas dan menciptakan dampak positif bagi banyak orang.
Melalui kegiatan ini, STIE Tri Bhakti menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk memiliki wawasan global, sekaligus memperkuat jejaring internasional di bidang pendidikan dan ekonomi. (dar)





