
WANITAINDONESIA.CO – Musisi sekaligus anggota DPR RI, Pasha Ungu, memiliki pesan khusus untuk putra sulungnya, Kiesha Alvaro, terkait urusan asmara. Bukan melarang berpacaran, Pasha justru menyarankan agar Kiesha tidak terburu-buru mengenalkan kekasih kepada keluarga sebelum hubungan mereka benar-benar serius.
Nasihat itu bukan tanpa alasan. Pasha mengaku melihat pola yang berulang setiap kali Kiesha membawa sang kekasih bertemu keluarga. Tak lama setelah perkenalan tersebut, hubungan asmara putranya justru berakhir.
“Kalau saya tuh bilang ke dia, kalau pacaran enggak usah dikenalkan dulu ke orang tuanya, takut putus. Karena habis dikenalkan, enggak lama dia putus,” ujar Pasha saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat
Pasha mengatakan pesan tersebut disampaikan dengan santai. Bahkan, Kiesha menanggapinya dengan tawa sambil mengiyakan nasihat sang ayah.
“Saya bilang, ‘Lain kali sudah kamu jalan aja dulu, enggak usah kenalin ke Daddy dulu, ke Ayah dulu jangan deh.’ Ketawa dia, ‘iya-iya’. Habis kamu setiap kenalin si ini, besoknya putus lagi,” tutur Pasha sambil tersenyum.
Meski beberapa kali mengalami kejadian serupa, Pasha mengaku tidak mengetahui penyebab hubungan Kiesha sering kandas setelah sang kekasih dikenalkan kepada keluarga. Ia pun memastikan dirinya tidak pernah ikut campur dalam urusan asmara putranya.

“Kayaknya memang enggak cocok kalau ketemu kita dulu,” ucapnya sambil tertawa.
Di balik candaan tersebut, Pasha menegaskan bahwa ia memberikan kebebasan penuh kepada Kiesha untuk menentukan pasangan hidupnya. Sebagai seorang ayah, ia hanya berharap putranya kelak menemukan perempuan yang baik dan mampu menjadi pendamping dalam menjalani kehidupan.
“Saya cuma nitip pesan, pokoknya yang harus sesuai dengan ibu bapak kamu mau kamu cari. Soal orang tuanya itu urusan nanti,” jelas Pasha.
Menurut pelantun Demi Waktu itu, kebahagiaan terbesar seorang ayah adalah melihat anaknya menemukan pasangan hidup yang tepat. Ia berharap ketika saat itu tiba, Kiesha memiliki sosok yang dapat menjadi teman berbagi cerita sekaligus saling menguatkan dalam menjalani rumah tangga.
“Yang penting kalau satu hari nanti kamu sudah memutuskan untuk memilih pasangan dalam hidup, saya sebagai bapak senang. Artinya kamu nanti sudah ada temannya, sudah ada pengganti ayahlah,” katanya.
Pasha juga mengakui aktivitasnya sebagai musisi dan anggota DPR RI membuat waktu bersama keluarga tidak selalu sebanyak yang diinginkan. Karena itu, ia berharap ketika Kiesha membangun rumah tangga nanti, sang istri dapat menjadi pendamping yang selalu hadir untuk mendukung dan menemani putranya dalam setiap fase kehidupan.
Bagi Pasha, restu orang tua memang penting, tetapi yang lebih utama adalah memastikan anaknya menemukan pasangan yang bisa saling menghargai, mendukung, dan membangun masa depan bersama. (GIE)




