Chef Archie Prameswara Hadirkan Rembiga Burger Bersama MOGUL, Membawa Cita Rasa Lombok ke Dalam Burger Premium

Menu ini resmi tersedia mulai 10 Agustus di MOGUL - SCBD Park, MOGUL - Eastvara, dan di MOGUL Sun Plaza Medan. Chef Archie dijadwalkan hadir di peluncuran resminya di Medan pada 10 Agustus 2026.

WANITAINDONESIA.CO – MOGUL menghadirkan menu kolaborasi terbaru bersama Chef Archie Prameswara melalui Rembiga Burger, sebuah interpretasi burger premium yang mengangkat salah satu cita rasa khas Indonesia tanpa menghilangkan identitas burger itu sendiri. Menu ini resmi tersedia mulai 10 Agustus di MOGUL – SCBD Park, MOGUL – Eastvara, dan di MOGUL Sun Plaza Medan. Chef Archie dijadwalkan hadir di peluncuran resminya di Medan pada 10 Agustus 2026.

Kolaborasi ini mempertemukan dua pendekatan yang sama-sama menghargai kualitas bahan baku. Di satu sisi, MOGUL dikenal sebagai burger premium yang menggunakan 100% daging sapi tanpa tambahan bahan perekat seperti telur, tepung roti, maupun tapioka. Patty dibuat hanya dari daging sapi berkualitas steak sehingga menghasilkan tekstur yang juicy dengan rasa daging yang dominan.

Chef Archie Prameswara dikenal sebagai konsultan restoran sekaligus content creator @archiepelagic yang selama ini aktif mengangkat kekayaan Nusantara, khususnya hidangan etnik yang belum banyak dikenal publik. Alih-alih menciptakan burger fusion yang berlebihan, ia memilih membawa karakter satai rembiga khas Lombok ke dalam format burger dalam sentuhan yang balans.

Hadir penggunaan bumbu rembiga sebagai marinasi burger patty, crispy kangkung dan enoki, acar bawang bombay merah, serta sambal plecing mayo yang memberikan pedas segar khas Lombok. Seluruh elemen dirancang untuk melengkapi karakter burger patty, bukan menutupinya.

“Saya menarik inspirasi dari satai rembiga khas Lombok. Ada buliran-buliran ketumbar pada burger patty yang memberi rasa penasaran di setiap gigitan! Saya ingin menunjukkan bahwa rasa-rasa Indonesia bisa hadir secara natural di dalam format yang sudah familiar, tanpa perlu menghilangkan identitas burger itu sendiri,” ujar Chef Archie. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi MOGUL yang sejak awal memilih fokus pada kualitas dibanding mengejar tren sesaat.

Didirikan oleh pasangan pengusaha Chris Angkasa dan Joeana Simon, MOGUL lahir dari pengalaman keduanya yang tumbuh bersama budaya burger di Amerika Serikat.

Pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan menjadi restoran burger premium yang seluruh komponennya dibuat segar setiap hari. Burger bun diproduksi setiap pagi di bakery internal MOGUL, ditemani kentang goreng dari kentang Pegunungan Dieng, bukan kentang beku yang umum digunakan di industri.

“Kami percaya burger bukan sekadar comfort food. Burger juga bisa menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kekayaan rasa Indonesia kepada generasi muda. Melalui Rembiga Burger, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tetap terasa familiar, tetapi sekaligus membuka rasa ingin tahu terhadap salah satu warisan kuliner Indonesia,” ujar Chris Angkasa, Co-Founder MOGUL.

Rembiga Burger mempertahankan keseimbangan antara kualitas daging premium khas MOGUL dengan kompleksitas bumbu khas Lombok. (Des)