Lenzing Bersama OceanSafe Hadirkan Terobosan Tekstil Performa dengan Teknologi TENCEL™ Lyocell A100 & naNea

FOTO : ISTIMEWA

WANITAINDONESIA.CO – Lenzing Group, pemasok terkemuka serat selulosa regenerasi untuk industri tekstil dan nonwoven, menggandeng OceanSafe, pionir inovasi tekstil berkelanjutan, dalam meluncurkan benang generasi terbaru. Inovasi kolaboratif ini memadukan serat TENCEL™ Lyocell – A100 berbasis kayu1 dari Lenzing dengan naNea, co-polyester dari OceanSafe yang berkinerja tinggi dan dapat terurai secara alami di laut2, menghadirkan terobosan ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa. Dengan menggabungkan keahlian tekstil yang komprehensif dan solusi sumber daya yang efisien2,4,[1], kolaborasi ini menawarkan alternatif yang mampu menyeimbangkan daya tahan5, fungsionalitas, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan2,6,[2].

Sebagai tonggak awal kemitraan ini, Lenzing dan OceanSafe merilis koleksi eksklusif pakaian olahraga yang berperforma tinggi maupun kasual, dengan menampilkan keunggulan serta fleksibilitas benang yang digunakan. Selain untuk pakaian, benang ini juga dapat digunakan sebagai materi alas kaki, tekstil rumah tangga, tas, dan berbagai tekstil teknis, sehingga membuka peluang luas bagi produksi2,4,6,8 tekstil yang bertanggung jawab di berbagai sektor.

Benang yang berpusat pada konsumen

Inovasi benang ini lahir dari perpaduan serat TENCEL™ Lyocell – A100 dan naNea. TENCEL™ Lyocell – A100 diproduksi melalui proses tertutup 6,8 dan hemat sumber daya, sedangkan naNea merupakan serat berkinerja tinggi yang dapat terurai secara hayati 2 di laut dan dapat didaur ulang[3]. Pencapaian Cradle to Cradle Certified® Gold pada naNea menegaskan standar komitmen yang tinggi terhadap lingkungan 2,9.

Material kain ini menghadirkan kenyamanan dan fungsionalitas optimal, berkat serat TENCEL™ Lyocell – A100 yang memberikan kelembutan alami, kontrol kelembaban yang efektif[4], serta mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau[5]. Sementara itu, co-polyester naNea menambah daya tahan, kekuatan terhadap risiko sobek, dan kemampuan cepat kering2.

Baca Juga :  Lenzing Kolaborasi dengan Marchi & Fildi S.p.A Hadirkan Serat Daur Ulang Premium TENCEL™ Lyocell

“Dalam mengembangkan benang baru ini, kami memastikan bahwa produk ini tidak hanya ramah lingkungan2,6,8,9, tetapi juga unggul dalam kinerja, fungsionalitas, dan daya tahan2,” ujar Matthias Fuchs, Chief Marketing Officer OceanSafe. “Kami percaya bahwa memilih cara-cara berkelanjutan harus terasa sebagai peningkatan, bukan pengorbanan. Dengan solusi plug-and-play yang fleksibel, benang ini membantu merek memenuhi komitmen lingkungan mereka sekaligus mengangkat performa pakaian ke level berikutnya.”

Dari konsep ke produk: Inovasi kolaboratif yang membentuk ulang pakaian olahraga

Koleksi eksklusif pakaian olahraga berbahan serat TENCEL™ Lyocell – A100 dan naNea ini mencakup pakaian yoga wanita, kaus olahraga kasual pria, dan jaket fleece. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup aktif, koleksi ini menawarkan daya tahan tinggi2 berkat material serat yang canggih, tanpa membutuhkan proses finishing tambahan. Koleksi ini akan diperkenalkan pada ajang Performance Days di Munich, Jerman, pada akhir Oktober [T11, Hall A2], kemudian berlanjut ke Functional Fabric Fair di Portland, Amerika Serikat, pada bulan November [Booth 752]. Koleksi ini ditujukan bagi produsen dan merek yang ingin beralih ke material serat sirkular 2,4,5,7 dan dapat terurai secara hayati2,[6], selaras dengan nilai keberlanjutan mereka sekaligus mengurangi ketergantungan pada polyester konvensional.

“Koleksi ini benar-benar merupakan hasil upaya bersama yang melibatkan para ahli dari berbagai bidang industri,” ujar Nicole Schram, Head of Global Technical Business Development di Lenzing Group. “Kami bekerja sama dengan Tearfil dalam mengembangkan benang, Impetus yang menghadirkan keahlian pada rajutan dan kain seamless, Kingwhale yang menyempurnakan bahan fleece agar nyaman di kulit, serta G-LOFT® Premium Insulation yang berkontribusi melalui teknologi isian untuk jaket. Koleksi ini menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi dalam mendorong perubahan yang berarti 1 dan memperluas penerapan solusi inovatif5.”

Baca Juga :  Lenzing Kolaborasi dengan Marchi & Fildi S.p.A Hadirkan Serat Daur Ulang Premium TENCEL™ Lyocell

 

Facts & Figures:

Fakta & Data:

Serat TENCEL™ Lyocell – A100

  • Emisi karbon: ≥50% lebih rendah dibandingkan lyocell generik8
  • Konsumsi air: ≥50% lebih rendah dibandingkan lyocell generik8
  • Bahan baku: Kayu bersertifikat FSC® (FSC-C041246) atau PEFC1
  • Produksi: Proses tertutup (closed-loop process) dengan pemulihan pelarut lebih dari 99,8%6
  • Fungsionalitas: Kontrol kelembapan yang efektif11 serta menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau12

 

naNea oleh OceanSafe2:

  • Co-polyester inovatif dan eksklusif
  • Bahan baku: Daur ulang, berbasis hayati (bio-based), atau bahan baku murni (virgin feedstocks)
  • Dapat terurai secara hayati di laut: Lebih dari 93% terurai dalam lingkungan laut dalam waktu 99 hari (mengacu pada standar ASTM D6691-17)2
  • Aman bagi konsumen: Bebas dari zat beracun dan logam berat, naNea memenuhi standar tinggi Cradle to Cradle® Certified Gold9
  • Produksi: Menggunakan 50% energi terbarukan pada tahap akhir manufaktur sesuai standar Cradle to Cradle® Certified Gold9, serta menghemat energi pada proses pewarnaan berkat suhu pewarnaan yang lebih rendah
  • Akhir masa pakai: Dapat didaur ulang dan tidak menghasilkan mikroplastik yang sulit hancur, karena mampu terurai secara hayati di lingkungan laut2
  • Fungsionalitas: Nyaman dan lembut di kulit4, menyerap kelembapan dengan baik, cepat kering, tahan lama, serta mudah dicuci dan dirawat5.
Baca Juga :  Lenzing Kolaborasi dengan Marchi & Fildi S.p.A Hadirkan Serat Daur Ulang Premium TENCEL™ Lyocell

[1] Serat TENCEL™ Lyocell diproduksi dengan setidaknya 50 persen lebih rendah emisi karbon dan konsumsi air dibandingkan lyocell generik (tidak bermerek). Hasil tersebut dihitung sesuai standar LCA (ISO 14040/44) dan tersedia melalui Higg Materials Sustainability Index (MSI) v3.10 (April 2025).

[2] naNea tidak mengandung logam berat seperti antimon (bersertifikat Cradle to Cradle Material Health 4.1 dan diverifikasi oleh Archa Srl, Pisa, Italia), telah lulus uji keselamatan lingkungan dan toksisitas OECD 202 (Archa Srl, Pisa, Italia), serta telah lulus uji penghambatan pertumbuhan tanaman air duckweed DIN EN ISO 20079:2006-12 (Hohenstein, GU-912337).

[3] naNea telah berhasil diuji oleh penyedia layanan daur ulang tekstil kimia dan termo-mekanis komersial untuk digunakan dalam proses daur ulang tekstil berbasis kimia mereka. naNea dapat didaur ulang bersama dengan PET konvensional dalam proses yang sama.

[4] Struktur serat TENCEL™ Lyocell memungkinkan penyerapan dan pelepasan kelembapan. Pada produk tekstil akhir, sifat pengendalian kelembapan yang efektif ini membantu menjaga mikroklimat kulit tetap lebih kering, sehingga meningkatkan kenyamanan termal bagi pemakainya.

[5] Serat TENCEL™ Lyocell menyerap keringat secara efisien, sehingga mengurangi kelembapan pada permukaan serat. Hal ini menciptakan kondisi yang kurang mendukung pertumbuhan bakteri penyebab bau.

[6] Serat standar TENCEL™ Lyocell telah bersertifikat TÜV AUSTRIA sebagai dapat terurai secara hayati di tanah, air tawar, dan lingkungan laut, serta dapat dikomposkan dalam kondisi rumah tangga maupun industri.