
WANITAINDONESIA.CO – Menjalin ikatan yang tulus dengan konsumen di era digital saat ini menuntut sebuah perusahaan untuk tidak sekadar melempar informasi, melainkan harus mampu merajut cerita yang hidup dan menyentuh hati publik.
Pendekatan humanis dan adaptif inilah yang mengantarkan PT Kaldu Sari Nabati Indonesia kembali memetik buah manis dari konsistensi mereka. Di tengah ketatnya persaingan jagat maya, sang produsen makanan ringan terkemuka ini sukses memboyong penghargaan bergengsi Indonesia Top Digital Public Relations Award 2026 yang berlangsung di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta.
Penghargaan yang diinisiasi oleh INFOBRAND.ID bersama TRAS N CO tersebut bukan sekadar piala pajangan. Keberhasilan ini diraih melalui proses riset mendalam yang mengukur tiga parameter utama, yakni aspek media digital (digital media aspect), aspek sentimen digital (digital sentiment aspect), dan aspek kesadaran digital (digital awareness aspect).
Ketiga indikator ini menjadi bukti sahih betapa efektifnya strategi komunikasi digital yang dibangun oleh perusahaan dalam menjaga reputasi serta meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat.
Di balik pencapaian gemilang ini, terdapat komitmen kuat untuk selalu menerapkan strategi komunikasi yang berpusat pada konsumen (customer-centric).
Manajer Komunikasi Korporat (Corporate Communication Manager) PT Kaldu Sari Nabati Indonesia, Chandrataruna, mengungkapkan bahwa dampak dari hubungan masyarakat digital tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, melainkan dari perpaduan antara data, sentimen publik, serta kualitas percakapan yang terbangun di ruang siber.
”Kami memantau penyebaran berita, tingkat partisipasi, serta pergeseran persepsi publik tentang Nabati dan seluruh merek di bawahnya. Agar pengukuran tetap objektif, kami juga memanfaatkan alat analitik dari mitra global, yang membantu kami dalam menganalisis sentimen, tren percakapan, dan dampak komunikasi secara waktu nyata (real-time) di berbagai negara di mana konsumen kami berada,” tutur Chandrataruna.
Lebih lanjut, Chandrataruna menjelaskan bahwa komunikasi digital yang sukses harus bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu kredibilitas, konsistensi, dan percakapan. Perusahaan memastikan setiap informasi yang dibagikan memiliki dasar data yang dapat dipercaya, disampaikan secara berkesinambungan, serta mampu memantik dialog yang seru sekaligus membangun di tengah masyarakat. Melalui formula tersebut, hubungan yang tercipta bukan lagi sekadar antara produsen dan pembeli, melainkan jalinan kemitraan yang terbuka, harmonis, dan berbasis rasa saling percaya.
Bagi manajemen, apresiasi tertinggi ini sesungguhnya menjadi pengingat yang berharga bahwa kepercayaan yang diberikan oleh para ibu dan keluarga Indonesia adalah sebuah amanah yang harus dirawat tanpa henti seiring berjalannya waktu.
“Terima kasih kepada seluruh konsumen atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Nabati. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menciptakan komunikasi yang lebih inovatif dan memberikan dampak positif bagi konsumen, serta masyarakat secara luas,” ucap Chandrataruna dengan nada penuh syukur.
Penghargaan ini pada akhirnya menegaskan sebuah realitas di era modern, bahwa merek yang paling dicintai bukanlah yang paling lantang bersuara, melainkan yang paling setia mendengarkan. Dengan terus memperkuat strategi hubungan masyarakat digital yang kenyal terhadap perubahan zaman, perusahaan ini membuktikan bahwa di balik sebungkus camilan yang akrab di meja makan kita, ada sebuah perbincangan hangat yang terus dijaga agar hati konsumen selalu merasa dekat dan dihargai. (GDI)




