Iduladha Lebih Khusyuk, PLN Jakarta Siagakan Ribuan Personel Pastikan Listrik Aman

Petugas PLN melakukan inspeksi instalasi kelistrikan di Masjid At-Taubah (Utan Kayu) dan Masjid Baabut Taubah (Pulomas).

WANITAINDONESIA.CO — Momen perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah selalu dinanti oleh setiap keluarga. Tentunya menuntut kenyamanan saat beraktivitas di rumah hingga menjalankan ibadah Shalat Id maupun kurban di mushallah atau masjid.

Memahami pentingnya momen sakral ini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bergerak cepat memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa merayakan Iduladha dengan tenang, nyaman, dan bebas dari kekhawatiran mati listrik. Tidak tanggung-tanggung, PLN menyiagakan sebanyak 2.148 personel tangguh selama masa siaga kelistrikan yang berlangsung mulai 26 hingga 31 Mei 2026.

Bagi ibu rumah tangga yang khawatir aktivitas dapur atau momen kumpul keluarga terganggu, PLN membawa kabar baik bahwa kondisi sistem kelistrikan Jakarta saat ini berada dalam performa terbaik dan sangat aman.

Baca Juga :  Ramadan Makin Bersinar! PLN Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah, Cuma Rp70 Ribu Bisa Bantu Fasilitas Kelistrikan

Dengan daya mampu pasok mencapai 11.675 MW dan perkiraan beban puncak sebesar 5.882 MW, PLN memiliki cadangan daya yang sangat melimpah, yakni sebesar 5.793 MW atau dengan reserve margin sekitar 52,69 persen.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik andal tanpa gangguan demi kenyamanan ibadah masyarakat.

“PLN UID Jakarta Raya telah menyiapkan sistem kelistrikan berlapis, personel siaga, hingga peralatan pendukung untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Idul Adha dengan aman dan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Andy Adcha dalam keterangan resminya, Rabu (27/5).

Petugas PLN berjumlah 2.000 lebih tersebut bakal disebar secara strategis untuk mengawal pasokan listrik di 486 masjid, lokasi pusat keramaian, hingga zona transportasi utama di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga :  Wujudkan Inklusivitas, Program ‘Terang Aksara’ PLN UID Jakarta Raya Raih Penghargaan Platinum

Masjid Istiqlal, sebagai pusat pelaksanaan Salat Iduladha nasional, menjadi salah satu titik pantauan utama di mana PLN menerapkan pengamanan berlapis “tanpa kedip” dengan menyiagakan empat penyulang listrik, dua gardu induk, Uninterruptible Power Supply (UPS), Battery Energy Storage System (BESS), hingga dukungan genset pelanggan.

Bukan hanya tempat ibadah, bagi keluarga yang berencana mengisi libur Iduladha dengan berjalan-jalan, PLN juga memastikan pasokan listrik tetap aman di berbagai pusat perbelanjaan dan destinasi wisata favorit seperti Istana Negara, Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, kawasan wisata Ancol, Kota Tua, hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Keamanan kelistrikan juga diperketat di simpul-simpul transportasi strategis seperti Bandara Halim Perdanakusuma, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, KCIC Halim, Terminal Pulo Gebang, hingga Pelabuhan Tanjung Priok untuk kelancaran masyarakat yang ingin mudik atau bepergian menemui keluarga besar.

Baca Juga :  Sinergi PLN dan PT DISP, Perkuat Fondasi Kelistrikan Data Center Jakarta

Untuk mengantisipasi segala potensi gangguan di lapangan secara cepat, PLN UID Jakarta Raya juga telah menggelar berbagai peralatan pendukung siaga yang mobile dan modern, di antaranya 58 unit UPS Mobile, 61 unit UGB (Unit Gardu Bergerak), 11 unit UTB (Unit Trafo Bergerak), 3 unit genset mobile, 86 mobil Yantek (Pelayanan Teknik), serta 236 motor Yantek yang siap menembus kemacetan ibu kota demi memberikan respons kilat.

Dengan kesiapan matang dari hulu ke hilir ini, seluruh keluarga di Jakarta kini bisa fokus menikmati kebersamaan, kekhusyukan ibadah, serta kehangatan momen Iduladha tanpa perlu khawatir lagi akan masalah kelistrikan. (gdi)