
WANITAINDONESIA.CO – Perancang busana Hartono Gan yang selama ini dikenal dengan kekuatan desain made-to-order, kini membawa kabar gembira bagi para pencinta mode tanah air.  Melalui dukungan JF3 Fashion Festival, Hartono Gan resmi meluncurkan secara perdana koleksi busana siap pakai (ready-to-wear)  yang tetap mempertahankan sentuhan personal, namun kini lebih mudah diakses oleh publik di LAKON Store, Summarecon Mall Kelapa Gading, Sabtu (25/4).
Peluncuran ini merupakan bagian dari program Future Fashion Designer (FFD) yang digagas JF3 untuk mentransformasi kreativitas desainer lokal menjadi bisnis retail yang profesional.
Langkah ini membuktikan bahwa karya desainer tidak hanya indah di panggung runway, tetapi juga siap memenuhi kebutuhan gaya hidup sehari-hari.
Koleksi terbaru ini menghadirkan 16 artikel pakaian yang mengusung konsep capsule wardrobe. Para wanita dapat menemukan pilihan blazer dengan garis tajam, jaket kasual yang rapi, hingga celana tailored yang sangat fleksibel untuk dipadupadankan.
Menariknya, koleksi ini bersifat inklusif dengan siluet androgini yang melampaui batasan gender, sehingga memberikan kebebasan berekspresi bagi siapa saja yang mengenakannya.
Advisor JF3 sekaligus Founder LAKON Indonesia, Thresia Mareta, mengungkapkan bahwa kesiapan bisnis yang terstruktur merupakan fondasi penting bagi seorang desainer.
Ia menilai transformasi ini membuat sebuah jenama menjadi lebih relevan dan kuat dalam menghadapi perkembangan pasar.
“Ketika kreativitas dipertemukan dengan kesiapan bisnis yang terstruktur, hasilnya dapat melampaui sebuah koleksi. Yang terbentuk adalah fondasi brand yang lebih kuat, lebih relevan, dan lebih siap untuk tumbuh,” tutur Thresia Mareta.
Keunggulan koleksi Hartono Gan tetap terletak pada kualitas pengerjaan (workmanship) yang sangat terjaga. Meskipun kini diproduksi secara retail, detail-detail kecil seperti presisi jahitan dan proporsi yang terukur tetap menjadi prioritas utama.
Hal ini sesuai dengan DNA jenama Hartono Gan Homme yang sejak 2019 dikenal edgy, timeless, dan elegan.
Chairman JF3 Fashion Festival, Soegianto Nagaria, menambahkan bahwa transformasi ini menunjukkan talenta Indonesia mampu bergerak lebih jauh di industri mode jika didukung oleh ekosistem yang tepat.
Peluncuran ini menjadi bagian dari visi besar JF3 2026 bertajuk “Recrafted: Shaping the Future” yang ingin menjembatani antara kreativitas talenta lokal dengan akses pasar yang lebih luas.
Hartono Gan berharap melalui lini siap pakai ini, estetika dan kualitas desainnya dapat menjangkau lebih banyak orang tanpa kehilangan karakter aslinya.
“Saya ingin lebih banyak orang dapat menikmati kualitas yang selama ini menjadi ciri khas Hartono Gan Homme. Ready-to-wear ini bukan kompromi, melainkan pengembangan bahasa desain saya ke konteks yang lebih luas, tanpa kehilangan esensinya,” pungkas Hartono Gan. (Gdi)




