Gado-Gado Plus Tumbuh Pesat Berkat ShopeeFood, Dari Warisan Keluarga Menjadi Bisnis Modern

Babah Fina - Ummi Labib didepan toko gado-gado plus. foto : alam mustika

WANITAINDONESIA.CO – Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, transformasi digital menjadi salah satu kunci utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan sekaligus berkembang. Kisah sukses Gado-Gado Plus milik pasangan suami istri Babah Fina dan Ummi Labib menjadi bukti nyata bagaimana platform digital mampu membuka peluang baru bagi usaha kuliner tradisional untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Berawal dari kondisi sulit setelah Babah Fina mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun 2019, pasangan ini memilih melanjutkan usaha keluarga yang telah diwariskan turun-temurun. Siapa sangka, keputusan sederhana untuk menjual gado-gado justru menjadi titik balik yang mengubah kehidupan mereka. Kini, berkat dukungan platform digital, khususnya ShopeeFood, usaha Gado-Gado Plus mampu melayani ratusan porsi setiap hari dan menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah.

Ummi Labib menceritakan bahwa usaha gado-gado sebenarnya bukan hal baru bagi keluarganya. Sang nenek telah lebih dahulu berjualan gado-gado sejak puluhan tahun lalu. Namun, usaha tersebut masih dilakukan secara konvensional dan belum dikelola secara serius sebagai bisnis yang berkembang.

“Waktu suami kena PHK pada 2019, kami sempat berpikir mau usaha apa. Karena keluarga memang punya pengalaman jualan gado-gado sejak zaman nenek, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba meneruskan usaha tersebut,” ujar Ummi Labib.

Pada awal menjalankan bisnis, Gado-Gado Plus hanya mengandalkan penjualan offline. Pelanggan datang langsung ke lokasi atau membeli secara langsung di sekitar lingkungan tempat usaha. Namun, seperti banyak UMKM lainnya, mereka menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pelanggan secara konsisten.

“Kalau hanya mengandalkan offline, kadang ramai, kadang sepi. Banyak juga makanan yang tidak habis terjual,” kenangnya.

Situasi tersebut membuat Ummi dan Babah Fina mulai mencari cara agar usaha mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Baca Juga :  Kampanye Diskon Rame Rame ShopeeFood, Catatkan Pertumbuhan Konsisten bagi Merchant Lokal dan UMKM hingga Lebih dari 3,5x Lipat di Sepanjang Tahun 2025

Perubahan besar mulai terjadi ketika Ummi Labib mendorong sang suami untuk mencoba menjual produknya secara online. Saat itu, mereka mulai mempelajari cara mendaftarkan usaha ke platform digital dan akhirnya bergabung dengan ShopeeFood. Keputusan tersebut menjadi titik balik bagi perkembangan Gado-Gado Plus.

“Setelah masuk ke platform online, khususnya ShopeeFood, orang mulai mengenal Gado-Gado Plus. Pesanan mulai datang dari berbagai daerah yang sebelumnya tidak pernah kami jangkau,” ungkapnya.

Menurut Ummi, kehadiran ShopeeFood bukan hanya memberikan kanal penjualan tambahan, tetapi juga menjadi sarana promosi yang sangat efektif. Melalui aplikasi yang digunakan jutaan masyarakat Indonesia setiap hari, usaha mereka mendapatkan eksposur yang jauh lebih luas dibandingkan ketika hanya mengandalkan penjualan offline.

Dalam waktu relatif singkat, ShopeeFood bahkan berkembang menjadi kanal penjualan terbesar bagi Gado-Gado Plus.

“Sekarang justru pesanan paling banyak datang dari online. Bahkan dibandingkan pelanggan yang datang langsung, penjualan dari ShopeeFood jauh lebih besar,” katanya.

Salah satu faktor yang membuat ShopeeFood memberikan dampak signifikan bagi perkembangan usaha Gado-Gado Plus adalah berbagai program promosi yang disediakan platform tersebut.

Sebagai mitra merchant, Gado-Gado Plus secara aktif mengikuti berbagai program kampanye dan promosi yang ditawarkan ShopeeFood. Mulai dari diskon makanan, voucher potongan harga, promo ongkos kirim, hingga berbagai kampanye khusus pada periode tertentu.

Proses pembuatan gado-gado plus, foto : alam mustika

Menurut Babah Fina, program-program tersebut terbukti membantu meningkatkan jumlah transaksi secara signifikan.

“Kalau lagi periode payday atau tanggal-tanggal tertentu, pesanan bisa meningkat karena banyak pelanggan memanfaatkan promo yang ada di ShopeeFood,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa konsumen saat ini sangat sensitif terhadap promo. Kehadiran voucher dan potongan harga menjadi salah satu alasan utama pelanggan mencoba sebuah restoran atau UMKM kuliner baru.

Melalui berbagai pilihan voucher menarik yang tersedia di ShopeeFood, pelanggan memiliki lebih banyak alasan untuk melakukan pembelian. Di sisi lain, sistem promosi yang disediakan juga dinilai lebih efisien bagi pelaku usaha karena dapat membantu meningkatkan visibilitas toko tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran yang besar.

Baca Juga :  Memasuki Ramadan, ShopeeFood Hadirkan Fitur Pickup dan Diskon Menarik

“Orang sekarang memang mencari yang banyak diskonnya. Dengan adanya promo dari ShopeeFood, pelanggan jadi lebih tertarik mencoba produk kami,” tambahnya.

Bahkan tidak sedikit pelanggan yang sebenarnya tinggal dekat dengan lokasi usaha, namun tetap memilih memesan melalui aplikasi karena bisa mendapatkan promo dan potongan harga yang lebih menguntungkan.

Dampak digitalisasi yang dirasakan Gado-Gado Plus tidak hanya terlihat dari bertambahnya pelanggan, tetapi juga dari peningkatan jumlah pesanan harian.

Pada awal usaha, jumlah produksi masih relatif terbatas. Namun seiring meningkatnya popularitas di platform online, kapasitas produksi terus bertambah.

Jika sebelumnya mereka hanya menjual puluhan porsi per hari, kini jumlah pesanan dapat mencapai ratusan porsi setiap harinya.

“Kalau rata-rata sekarang bisa sekitar 100 sampai 300 porsi per hari. Bahkan saat ramai atau ada promo tertentu jumlahnya bisa lebih tinggi,” kata Babah Fina.

Selain memanfaatkan teknologi dalam operasional, Gado-Gado Plus juga dikenal sebagai usaha yang sangat memperhatikan masukan pelanggan.

Berbagai perubahan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir sebagian besar berasal dari ulasan konsumen.

Misalnya dalam hal kemasan. Pada awal usaha, mereka menggunakan kemasan styrofoam karena dianggap praktis dan murah. Namun, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan, banyak pelanggan memberikan masukan agar menggunakan kemasan yang lebih aman.

“Kami banyak membaca komentar pelanggan. Dulu pakai styrofoam, tapi karena ada yang bilang kurang sehat, akhirnya kami beralih ke paper box,” kata Ummi.

Keputusan tersebut ternyata mendapat respons positif dan semakin meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain kemasan, kualitas bahan baku juga menjadi perhatian utama. Sayuran yang digunakan selalu diupayakan dalam kondisi segar dan dipisahkan dari bumbu saat pengemasan agar kualitas tetap terjaga hingga makanan diterima pelanggan.

Baca Juga :  ShopeeFood Hadirkan Kampanye Checkout Murah Bersama Mursid untuk Pecinta Kuliner

“Banyak pelanggan bilang mereka suka karena sayurannya fresh dan bumbunya dipisah, jadi tetap enak saat dimakan,” tambahnya.

Perjalanan Gado-Gado Plus menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya milik bisnis besar. UMKM tradisional yang menjual makanan khas Indonesia pun memiliki peluang yang sama untuk berkembang jika mampu memanfaatkan teknologi secara tepat.

Bagi Babah Fina dan Ummi Labib, ShopeeFood telah menjadi lebih dari sekadar aplikasi pemesanan makanan. Platform tersebut menjadi jembatan yang menghubungkan produk mereka dengan pelanggan baru setiap hari.

Melalui berbagai fitur promosi, kampanye pemasaran, sistem voucher, hingga dukungan eksposur yang luas, ShopeeFood membantu usaha kecil seperti Gado-Gado Plus meningkatkan daya saing di tengah industri kuliner yang terus berkembang.

Keberhasilan Gado-Gado Plus juga menjadi gambaran bagaimana ekosistem digital dapat memberikan dampak nyata bagi UMKM Indonesia. Ketika produk lokal dipadukan dengan teknologi dan strategi pemasaran yang tepat, peluang pertumbuhan menjadi jauh lebih besar.

“Yang paling terasa itu orang jadi lebih mudah menemukan kami. Kalau dulu hanya mengandalkan pelanggan sekitar, sekarang banyak pelanggan baru yang datang dari aplikasi,” ujar Ummi.

Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital Indonesia, kisah Gado-Gado Plus menjadi inspirasi bahwa semangat beradaptasi dan keberanian memanfaatkan teknologi dapat mengubah tantangan menjadi peluang.

Dari usaha keluarga sederhana yang lahir dari resep warisan nenek, kini Gado-Gado Plus berhasil tumbuh menjadi bisnis kuliner yang dikenal luas. Dan di balik perjalanan tersebut, ShopeeFood menjadi salah satu mitra penting yang membantu memperluas jangkauan usaha, meningkatkan pesanan, serta membuka jalan menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan bagi UMKM lokal Indonesia. srv (AM)