WANITAINDONESIA.CO – Kabar gembira bagi calon jamaah haji 2026! Tahun depan, ibadah di Tanah Suci akan terasa seperti di rumah sendiri. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menargetkan pengiriman 600 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi—melonjak drastis dari tahun sebelumnya yang hanya 475 ton.
Menteri Haji dan Umrah, Mohammad Irfan Yusuf, memastikan sendiri kualitas rasa masakan ini di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (8/1). Tujuannya jelas: memastikan jamaah tetap sehat dan nafsu makan terjaga berkat cita rasa masakan ibu pertiwi yang autentik.
Bukan sekadar enak, makanan ini dirancang bersama pakar pangan dan ahli kuliner agar memenuhi standar gizi tinggi.
Kemenhaj berkomitmen 0 persen bahan pengawet agar rasa tetap segar dan aman bagi kesehatan.
“Kita pastikan tidak ada yang menggunakan bahan pengawet karena akan membuat rasa berbeda dan berpotensi cepat rusak,” tegas Irfan Yusuf.
Belajar dari evaluasi tahun lalu, pemerintah kini memperketat standar pengemasan dan penyimpanan di Arab Saudi untuk menghindari kerusakan bahan makanan.
Bagi lansia jangan khawatir, tersedia menu ramah cerna seperti bubur dan kacang hijau yang siap dibagikan sesuai kondisi.
Penyelenggaraan tahun ini juga melibatkan lebih dari 10 perusahaan profesional dan institusi pendidikan pangan ternama untuk memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar gramasi dan kualitas bahan yang ketat.(Gdi)





