Waspada! Mudik Motor Jangan ‘Overload’, Simak Tips Aman dari Polda Metro Jaya untuk Kenyamanan

Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang kapal penyeberangan ferry yang menggunakan sepeda motor mengantre masuk ke dalam kapal itu. WI/HO-ASDP

WANITAINDONESIA.CO – Momen mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata! Bagi Sahabat Wanita Indonesia yang sedang menyusun rencana pulang kampung menggunakan sepeda motor, ada imbauan penting yang tidak boleh diabaikan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan agar para pemudik tidak membawa muatan berlebihan atau overload.

Membawa barang bawaan yang menumpuk hingga membonceng anggota keluarga melebihi kapasitas bukan hanya melanggar aturan, tapi juga sangat berisiko bagi keselamatan di jalan.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menekankan pentingnya mematuhi aturan demi menekan angka kecelakaan.

“Kami mengimbau untuk memperhatikan barang bawaan dan juga keluarga yang dibawa. Jangan overload, sesuaikan dengan ketentuan,” ujar Komarudin.

Baca Juga :  Tips Aman Akses Pinjol Legal dan Solusi Menghadapi Teror Tagihan

Kepolisian akan menyiagakan personel di berbagai titik, mulai dari pos pelayanan hingga pos terpadu, untuk memantau aktivitas masyarakat. Jika ditemukan pemudik dengan muatan berbahaya, petugas tidak segan untuk memberikan tindakan di lapangan.

Jika Sahabat terpaksa harus menggunakan roda dua karena alasan mendesak, persiapan ekstra adalah kunci. Berikut adalah panduan praktis agar perjalanan tetap aman sampai tujuan:

  1. Batasi Barang Bawaan (No Overload!). Pastikan barang tidak melebihi lebar stang dan tidak lebih tinggi dari bahu pengendara. Beban berlebih akan membuat motor sulit dikendalikan saat pengereman mendadak.
  2. Gunakan helm SNI, jaket penahan angin (windbreaker), sarung tangan, dan sepatu tertutup. Pastikan si kecil juga terlindungi dari paparan angin langsung.
  3. Cek kondisi kendaraan, pastikan ban tidak botak, rem pakem, dan lampu berfungsi normal. Lakukan servis besar di bengkel resmi sebelum keberangkatan.
  4. Jalankan prinsip istirahat 2 jam. Jangan memaksakan diri. Berhentilah setiap 2 jam sekali di posko mudik atau rest area untuk meregangkan otot dan menjaga fokus mata.
  5. Siapkan jas hujan ‘setelan’ mengingat cuaca tahun 2026 ini cukup ekstrem. Gunakan jas hujan model baju-celana yang pas di badan, dan hindari model ponco karena berisiko tersangkut di rantai motor.
Baca Juga :  Perjalanan Mudik Lebih Nyaman, Bayar Tol Pakai BRIZZI!

Kombes Pol Komarudin menyarankan untuk memanfaatkan program Mudik Gratis yang disediakan berbagai pihak, termasuk rencana pengangkutan motor menggunakan kereta api oleh PT KAI.

Baca Juga :  Siapkan Perjalanan Mudik yang Lancar dan Aman dengan Tips Berikut

“Ini mungkin bisa lebih nyaman dan pastinya lebih aman dibandingkan memaksakan perjalanan jarak jauh dengan roda dua, terutama dengan risiko cuaca saat ini,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Jaya 2026 yang berlangsung pada 13-25 Maret, Kepolisian telah memprediksi puncak arus mudik pada 16 hingga 18 Maret 2026.

Pastikan Sahabat merencanakan keberangkatan dengan matang agar terhindar dari kemacetan parah. Tetap waspada di jalan, karena kebahagiaan sejati adalah saat kita bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dalam keadaan sehat dan selamat. (Gdi)