Wamenbud Giring Ganesha: Budaya Jadi Pijakan Inovasi Masa Depan

Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha. gdi

WANITAINDONESIA.CO – Budaya bangsa bukan sekadar warisan masa lalu yang statis dan disimpan dalam etalase sejarah, melainkan pondasi hidup yang bergerak dinamis menuju masa depan. Di tangan generasi muda, kekayaan tradisi Nusantara berpotensi menjelma menjadi energi kreatif yang tak terbatas melalui sentuhan inovasi dan teknologi modern.

Pandangan optimistis ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha saat meresmikan acara Kreasa Fest yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Tarumanagara (Untar) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Mantan vokalis grup musik Nidji tersebut menekankan pentingnya mengubah paradigma masyarakat dalam memandang kebudayaan nasional.

Baca Juga :  Primaya Hospital Tangerang Perkuat Inovasi Medis dan Keselamatan Pasien Melalui Layanan Kardiovaskular dan Radiasi Berteknologi Tinggi

“Budaya seharusnya dipahami sebagai sumber inspirasi yang dapat mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi, bukan sekadar sesuatu yang dijaga eksistensinya,” ujar Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha penuh semangat dalam keterangan resminya.

Menurut Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, generasi masa kini memiliki peluang emas yang belum pernah ada sebelumnya. Melalui pemanfaatan teknologi digital, anak-anak muda dapat mengemas ulang nilai-nilai luhur budaya menjadi konten yang relevan dengan tren zaman. Upaya ini dinilai strategis untuk memperkenalkan identitas bangsa ke panggung internasional secara lebih masif dan inklusif.

Baca Juga :  Inovasi Terbaik Perhelatan BeautyFest 2025, Dari Skin Barrier Turun Ke Microbiome

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dengan mengoptimalkan berbagai platform (anjungan) digital, konten-konten kreatif hasil karya anak bangsa tidak hanya mampu menjangkau khalayak yang lebih luas, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem budaya serta mendongkrak roda ekonomi kreatif nasional. Langkah nyata ini menjadi jembatan penting agar nilai tradisional tetap hidup di tengah derasnya arus modernisasi.

Apresiasi tinggi pun dialamatkan secara khusus kepada para mahasiswa Universitas Tarumanagara yang sukses menggelar festival tersebut. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menilai wadah seperti Kreasa Fest merupakan ruang pembelajaran sekaligus arena berkarya yang sangat krusial bagi generasi muda guna menelurkan gagasan-gagasan segar yang adaptif terhadap dinamika global. Melalui kolaborasi seni, komunikasi, dan teknologi, identitas Nusantara tidak akan pudar, melainkan kian bersinar.

Baca Juga :  Inovasi-Kolaborasi Selaras Zaman B Clinic dan Kay Salon

Menjaga budaya kini tak lagi berarti menolak perubahan. Ketika kreativitas digital menyatu erat dengan nilai tradisi, di sanalah karakter bangsa Indonesia akan tegak berdiri kokoh menantang zaman, membuktikan bahwa warisan leluhur adalah kompas terbaik untuk memandu langkah menuju masa depan yang gemilang. (Gdi)