Wajah Baru Pasar Sunter Podomoro, Belanja Tradisional Makin Nyaman Tanpa Takut Becek

Kondisi Pasar Sunter Podomoro yang akan direvitalisasi Perumda Pasar Jaya. Perumda Pasar Jaya.

WANITAINDONESIA.CO – Pasar tradisional kini bukan lagi tempat yang identik dengan kesan kumuh, becek, atau semrawut. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya resmi memutus citra lama tersebut dengan menyulap Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara, menjadi pusat perbelanjaan berkonsep modern yang aman dan memikat hati pengunjung.

Langkah peremajaan ini tidak sekadar mempercantik tampilan luar, melainkan memprioritaskan keamanan bangunan dari fondasi hingga atap. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan bahwa penguatan struktur fisik gedung lama menjadi pijakan awal dari keseluruhan rangkaian transformasi ini.

“Transformasi arsitektur dan kekuatan struktur revitalisasi (peremajaan) ini tidak hanya mempercantik, tetapi juga memastikan keamanan,” kata Agus Himawan.

Baca Juga :  Merajut Diplomasi Hijau Demi Wajah Baru Pariwisata Nusantara

Setelah fondasi bangunan diperkuat, bagian muka (fasad) gedung diganti dengan tampilan luar yang bergaya modern serta menonjolkan fungsi tata ruang yang efisien. Selain estetika luar, pembaruan total juga menyasar pada sistem mesin dan listrik (mekanikal dan elektrikal) bangunan agar tidak ada lagi instalasi liar yang membahayakan.

“Seluruh sistem mekanikal dan elektrikal bangunan akan diperbarui dan diganti. Sistem ini akan ditata ulang agar menjadi lebih rapi dan terpusat, sehingga meminimalisasi risiko gangguan dan bahaya kebakaran,” terang Agus Himawan.

Bagi para pengunjung yang mendambakan kemudahan saat berbelanja, penataan wilayah dagang (zonasi) menjadi salah satu terobosan yang paling dinanti. Seluruh tempat usaha dan alur jalan pembeli diatur ulang agar sirkulasi udara lancar dan pembeli tidak perlu berputar-putar mencari barang kebutuhan harian. Kenyamanan ini makin lengkap dengan ditatanya area parkir mobil dan sepeda motor secara terpadu di lokasi pasar.

Baca Juga :  Wajah Baru Rasuna Said, Ikon Modern Jakarta Tanpa Tiang Monorel

“Hal ini bertujuan agar alur sirkulasi pengunjung lebih teratur, sehingga pembeli dapat mencari barang kebutuhannya dengan sangat mudah dan nyaman,” ungkap Agus Himawan.

Melalui langkah peremajaan menyeluruh ini, Pasar Sunter Podomoro ditargetkan dapat bersaing ketat dengan mal-mal modern, sekaligus menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan pendapatan pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Seluruh tahapan pengerjaan diawasi agar berjalan secara adil, transparan, dan profesional.

Baca Juga :  Mengintip Wujud Jembatan Cincin Donat, Wajah Baru Integrasi Jakarta

“Dalam pelaksanaannya, Perumda Pasar Jaya juga berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh tahapan revitalisasi berjalan secara adil, transparan, profesional, dan kondusif bagi semua pihak,” kata Agus Himawan.

Pasar tradisional merupakan jantung perekonomian rakyat yang menyimpan kehangatan interaksi sosial di setiap sudutnya. Mari kita dukung terus keberadaan pasar tradisional yang kini makin bersih, aman, dan modern demi menggerakkan roda ekonomi lokal serta merawat warisan budaya belanja Indonesia. (Gdi)