Timnas Basket U18 Putri Punya Pelatih Baru, Siap Guncang Bangkok

Dokumentasi pemain timnas bola basket U18 putri Indonesia berkumpul di lapangan dalam salah satu pertandingan yang diselenggarakan FIBA. Perbasi

WANITAINDONESIA.CO – Gelombang perubahan krusial terjadi di posisi kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Bola Basket Usia di Bawah 18 Tahun (U18) Putri Indonesia. Tepat di tengah persiapan akhir menuju ajang bergengsi Piala Asia Putri 2026 Divisi B di Bangkok, Thailand, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) mengambil langkah berani dengan merombak susunan nakhoda taktis mereka. Amin Prihantono yang sebelumnya mengisi posisi pelatih kepala resmi digantikan oleh Fredy.

Langkah mendadak ini sempat memicu tanda tanya di kalangan pencinta olahraga tanah air. Namun, Penanggung Jawab Timnas Bola Basket U18 Indonesia, Fictor Roring, segera menepis kekhawatiran publik. Ia menegaskan bahwa pergeseran ini merupakan keputusan taktis yang terukur demi mematangkan persiapan tim menyongsong turnamen yang akan bergulir pada 13 hingga 19 Juli mendatang. Amin dipastikan berhalangan mendampingi tim secara langsung, sehingga tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada Fredy yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih.

Baca Juga :  John Herdman Sosok Revolusioner Pelatih Baru Timnas Indonesia

“Pergantian juga tidak mengganggu persiapan karena Fredy sudah mengikuti proses sejak seleksi awal, jadi program latihan tetap berjalan sesuai rencana sehingga para pemain tidak perlu beradaptasi dengan sistem baru,” ujar Fictor Roring saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa.

Menurut Fictor, kesamaan visi antara kedua juru taktik tersebut menjadi jaminan bahwa transisi ini akan berjalan mulus. Pendekatan serta sistem permainan yang diterapkan sejak awal pembentukan tim sama sekali tidak mengalami perubahan rasa.

Guna memperkokoh jajaran staf kepelatihan sekaligus mematuhi regulasi Federasi Bola Basket Internasional (Fédération Internationale de Basket-ball atau FIBA) yang mewajibkan adanya representasi pelatih perempuan dalam tim putri, Perbasi juga merekrut Jenny, pelatih berbakat asal Sumatra Utara. Tidak hanya di sektor teknis lapangan, perombakan juga menyentuh tim pendukung dengan ditunjuknya Grace Suriadi Halim yang akan bertanggung jawab sebagai dokter tim.

Baca Juga :  John Herdman Sosok Revolusioner Pelatih Baru Timnas Indonesia

Geliat persiapan sendiri kini telah memasuki fase krusial. Skuad Garuda Muda ini telah memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) di The Breeze BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Sebanyak 12 pemain terbaik telah dipanggil oleh Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi. Komposisi ini merupakan kombinasi solid dari 10 pemain yang sukses membawa Indonesia lolos dari babak kualifikasi wilayah Asia Tenggara (Southeast Asia Basketball Association atau SEABA) serta dua wajah baru. Raina Aisha Raheem dari klub Roar Jakarta dan Regina Cahyu Maharani dari Sahabat Semarang resmi masuk untuk menggantikan Maria Odifa dan Chelsea Kustiawan.

Baca Juga :  John Herdman Sosok Revolusioner Pelatih Baru Timnas Indonesia

Tantangan besar sudah menanti di Bangkok. Indonesia berada di Grup A dan bersiap menghadapi kepungan tim tangguh seperti India, Oman, serta tuan rumah Thailand. Sementara itu, Grup B dihuni oleh Samoa, Kepulauan Cook, Lebanon, dan Kazakhstan. Misi yang diemban sama sekali tidak mudah. Demi meraih tiket promosi ke Divisi A, Indonesia wajib mengakhiri fase grup di posisi tiga besar untuk mengamankan tempat di perempat final, sebelum akhirnya bertarung habis-habisan memburu tempat di partai puncak.

Perubahan taktik dan penyegaran skuad ini menjadi babak baru yang mendebarkan bagi perjalanan timnas. Di bawah arahan strategi yang baru namun familier, publik kini menanti apakah racikan strategi Fredy dan kehadiran tenaga baru di sisi lapangan mampu mengantarkan Indonesia terbang tinggi dan mengukir sejarah baru di panggung Asia. (Gdi)