WanitaIndonesia.co, Jakarta – Aurel Hermansyah mengaku bonding berkualitas hal terindah dalam hidup setelah melahirkan.
Ibunda dari Ameena serta Azuura belakangan sadar ada rasa bersalah, takut kehilangan momen manakala ia menafikan keberadaan buah hatinya untuk urusan pekerjaan. Hal ini ia ceritakan saat menghadiri Kampanye Nestle Lactogrow “Main Jangan Main – Main”.
Hadir Arena permainan PlayWorld,
tempat main bersama keluarga nan luas, sebagai inspirasi bagi para orang tua untuk mengasah kreativitas, dan aktivitas fisik anak, melalui stimulasi main bersama.
Rencana akan hadir di 5 Kota Besar, setelah sukses penyelenggaraan pertama di Kota Palembang, menyusul Jakarta, berlokasi di Kota Kasablanka, 9-11 Mei.
Menurut Mama Nur, panggilan sayang Aurel dari anaknya, waktu bermain bersama anak itu penting bahkan lebih dari karirnya. “Awalnya kan aku sempat cuek, bisa cari waktu lain kok serta sayang jika harus melewatkan tawaran pekerjaan. Setelah mendapat banyak masukkan dari keluarga besar serta insight para ahli, aku tersadar seberapa pun waktu yang diberikan ke anak, itu merupakan hal penting seperti hak mutlak dalam hidupnya, “terang Aurel.
Belakangan aku sadar, bahwa Ameena cepat sekali tumbuh besar. Momen bayi serta masa kecilnya terasa cepat berlari, yang tak mungkin terulang. Aku merasa belum maksimal mendampinginya, “imbuhnya.
“Karenanya sesibuk apapun aku, dan Atta, wajib untuk meluangkan waktu bermain setiap hari bersama anak. Kami menetapkan skala prioritas seperti berbagi peran, jika salah satu dari kami ada di rumah, dia yang menjadi teman bermain anak. Kami membagi waktu bermain menjadi 2-3 kali sehari. Masing-masing durasi bermain berkisar hitungan 30 Menit, “ucap Aurel.
Foto : Istimewa.
Ameena Gemar Bermain Peran
Aurel menceritakan, Ameena suka bermain peran seperti menjadi ibu dokter, aku berperan sebagai pasien. “Apa khabar ibu? tanyanya dengan aksen cadel. Ke dokter sakitnya apa ya?, terus ia akan memeriksa dadaku dengan stetoskop.
Permainan lainnya dandan – dandanan. Ia berperan sebagai MUA menghias wajahku sesuai petunjuk dariku. Kalau dengan papanya mereka suka joget, senam serta main tebak-tebakkan.
Kami sadar bermain bersama anak itu bukan sekedar bermain biasa. Ada banyak manfaat bagi pertumbuhannya di masa sekarang serta di masa depan.
“Saat bermain orang tua harus menguasai permainan, karena merekalah yang bertindak sebagai pemimpin. Untuk memancing anak berpikir kritis, kami sering meminta pendapat dari sebuah tindakan yang hendak dilakukan. Misalnya saat main dandan – dandanan, aku suka bertanya, “kalau bibirnya diberi warna merah menurut Ameena bunda cantik gak? Atau pertanyaan lain yang merangsang mereka untuk berpikir kritis sesuai dengan kemampuan mereka, “terang Aurel.
“Untuk melatih artikulasi, kami membiasakan berbicara dengan bahasa yang benar, tak mengikuti anak yang masih cadel atau masih belum lengkap menyebut sebuah kata karena lidah mereka masih kesulitan untuk berbicara, “saran Aurel.
Foto : Istimewa.
Banyak Orang Tua Abai Manfaat Main Bersama Anak
Survey JakPat 2025, hanya 1 dari 3 Ibu yang bermain bersama anaknya minimal 60 Menit sehari, sesuai rekomendasi WHO.
Miranti Burhan, Category Marketing Manager Lactogrow menerangkan, “Saat ini masih banyak orang tua yang menganggap bermain, hanya sebatas hiburan bagi Si Kecil. Bermain belum dianggap sebagai bagian dari proses belajar tumbuh kembang. Sehingga banyak orang tua yang belum aktif terlibat. Mereka hanya sekedar menemani serta mengawasi saat anak mereka bermain.”
“Padahal momen bermain bersama merupakan waktu yang sangat penting untuk orang tua berkomunikasi dengan Si Kecil. Lewat Kampanye, kami ingin menggerakkan para orang tua di Indonesia untuk bermain bersama Si Kecil, agar tumbuh kembangnya menjadi aktif, dan kreatif, “imbuhnya.
Foto : Istimewa.
Turut berkomentar Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, “Bermain bukan sekedar kegiatan menyenangkan, tapi juga merupakan cara belajar yang efektif untuk perkembangan kreativitas, daya pikir serta keterampilan sosial, dan emosi Si Kecil.”
Psikolog Vera menambahkan, “Saat bermain Si Kecil akan belajar berekspresi, berinteraksi serta berkomunikasi sekaligus mengeksplorasi lingkungan di sekitar mereka. Peran orang tua menjadi sangat penting guna membangun komunikasi serta memberikan stimulasi yang tepat, untuk mengembangkan kemampuan seperti Creative Problem Solving, berpikir fleksibel hingga keberanian untuk mencoba ide-ide baru. Bahkan untuk pembentukan karakter anak bisa dilakukan secara alami, melalui interaksi sederhana, saat bermain bersama. ”
Momen penting lain saat mengasuh kedua anakku. “Saat anak kedua Azura lahir, ia bayi yang rewel. Sedikit – sedikit menangis. Tangisnya itu berkepanjangan, membuat kami bingung. Berusaha baca literasi, kian tenang saat memeriksakannya ke dokter. Dokter bilang ini bukan penyakit serius, tapi kondisi kembung yang ditandai dengan perut bayiku yang keras. Kondisi perut kembung disebabkan saluran cernanya yang bermasalah, “kata Aurel.
Si Kecil Aktif & Kreatif Karena Saluran Cernanya Sehat
“Pada anak, masalah pencernaan tak sehat akan memengaruhi aktivitas serta durasi bermain mereka. Saran dokter, kami diminta untuk lebih peduli serta berhati-hati dalam memberikan makanan, “terangnya.
Gangguan pencernaan seperti konstipasi, diare, dan perut kembung seringkali menjadi hambatan dalam tumbuh kembang anak. Oleh karena itu Lactogrow hadir sebagai satu-satunya susu, dengan Probiotik Lactobacillus Reuteri, Prebiotik Inulin, dan 0g Sukrosa.
Membantu menjaga kesehatan pencernaan, sehingga membuat anak lebih nyaman, bebas bermain tanpa gangguan sistem pencernaan, yang merupakan otak kedua tubuh.
Pencernaan yang sehat berperan langsung terhadap suasana hati, konsentrasi, dan fungsi kognitif Si Kecil. Begitu pula sebaliknya tekanan emosional juga bisa memengaruhi kerja pencernaan seperti gangguan penyerapan nutrisi, nyeri perut hingga perubahan pola bab. Kondisi ini dikenal dengan istilah gut – brain-axis yang menjelaskan bahwa pencernaan, dan otak saling berkomunikasi seperti efek domino.
Foto : Istimewa.
Dokter Spesialis Anak, Ahli Gastro Hepatologi, Dr.dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menerangkan, “Menjaga keseimbangan mikrobiota usus menjadi kunci penting. Salah satunya dengan asupan Probiotik seperti Lactobacillus Reuteri sebagai salah satu bakteri baik.”
“Salah satunya terkandung dalam ASI, terbukti secara klinis dalam menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil. Prebiotik Inulin sebagai ‘makanan’ bagi bakteri baik untuk meningkatkan jumlahnya di saluran cerna. Selain dianjurkan untuk memberi susu dengan kandungan Prebiotik yang berguna untuk menyehatkan saluran cernanya, “jelasnya.
“Penting membentuk kebiasaan pola hidup sehat dengan membatasi konsumsi gula yang harus dilakukan sejak dini. Bermanfaat untuk mendukung tumbuh- kembang Si Kecil serta terhindar dari berbagai penyakit di kemudian hari, “saran Dokter Ariani.
Aurel – Atta Nanti di PlayWorld di Kota Kasablanka
Aurel menyambung, benar seperti yang Dokter katakan, Ameena jika seharian banyak mengonsumsi makanan serta minuman tinggi gula, malamnya ia mengalami kesulitan untuk tidur.
Menjadi ibu muda dengan dua anak kecil, Aurel bermetamorfosis, mengambil peran multitasking layaknya ibu lain. Ia mengaku menjadi. pribadi penyabar, mumpuni menjaga mood agar lebih positif.
Terutama saat lelah serta menghadapi tingkah anaknya yang aktif.
Ada kejadian saat Ameena tak menurut ketika dilarang bermain yang menurut Aurel aktivitasnya itu menyerempet bahaya. Sulit lho, semakin dilarang anaknya semakin berhasrat untuk terus melakukan. Berusaha sabar sembari mengingatkan, “Ya sudah, Mama sudah ingatkan. Kalau kamu tetap melakukannya, dan bila kenapa – napa, jangan salahkan mama ya nak, “kata Aurel.
Aurel menceritakan, Saat bonding dengan anak, ada perasaan mengharu biru. Kok waktu seperti berlari cepat ya. Ameera tumbuh cepat seperti baru kemarin aku gendong-gendong, kini ia sudah berlari. “Aku merasa belum maksimal meluangkan waktu untuknya. Sedih karena merasa kehilangan waktu kecilnya, saat ia sedang lucu-lucunya itu, “curhatnya.
Sadar waktu yang telah berlalu tak bisa diulang, kini aku menjadi Ibu siaga. Kalau tak terlalu penting, aku menolak tawaran kerja. Walau sibuk di luar, aku senantiasa menyempatkan waktu untuk video call dengan anak-anak. “Percaya gak, sesibuk serta lelahnya aku, saat sudah melihat lalu mendengar ocehan mereka, semua lelah, penat itu seolah hilang, “terangnya.
Bagi Aurel, anaknya seperti mood booster. Dulu pernah saking lelah, dan belum mampu mengelola emosi, aku sempat marah ke Ameena. Namun tak lama aku sadar bahwa itu tak baik. Aku buru-buru minta maaf serta menebus perasaan bersalahku, dengan sering mengajaknya bermain.
Aku berpesan kepada orang tua yang memiliki anak kecil, “tolong luangkan waktunya untuk bermain bersama anak-anak. Bermain secara intens, tanpa disibukkan dengan urusan pekerjaan atau media sosial, “ujar Aurel.
“Sempatkan bermain walau hanya memiliki waktu sedikit, karena sesungguhnya bermain bersama anak akan membentuk kepribadian mereka agar kelak bisa menjadi aktif, dan kreatif. Toh tak ada yang tahu, esok kejadiannya itu seperti apa. Karenanya, selagi Tuhan memberikan kita waktu, manfaatkanlah waktu dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan melakukan bonding berkualitas bermain bersama anak, himbaunya. ”
“Untuk mendapatkan pengalaman menarik bermain bersama, Aurel, dan Atta tunggu para orang tua bersama anak-anaknya ya, di Lactogrow PlayWorld Kota Kasablanka, 9-11 Mei. Sampai jumpa, “pungkas Aurel.

