Sensasi Lukisan Kopi dan Sampah Botol Pukau Tamu Avenzel Hotel & Convention Cibubur

Salah satu karya lukis yang dipamerkan di lobi hotel kolaborasi Avenzel Hotel & Convention Cibubur dengan Komunitas Segitiga Art. (Avenzel)

WANITAINDONESIA.CO – Aroma kopi yang pekat biasanya hanya memanjakan indra penciuman para penikmat cangkir hangat di pagi hari. Namun, suasana berbeda tersaji di area lobby (ruang tunggu) Avenzel Hotel & Convention Cibubur ketika guratan cairan biji kopi hitam dan tumpukan limbah tutup botol plastik menjelma menjadi karya seni rupa bernilai tinggi yang menyihir pandangan setiap pengunjung.

Pemandangan visual yang tidak biasa ini merupakan hasil eksplorasi tanpa batas dari 12 seniman yang tergabung dalam Komunitas Segitiga Art. Dalam aksi melukis secara langsung (live painting) pada 19 Agustus 2026, para perupa diberikan kebebasan mutlak untuk merespons sudut-sudut bangunan serta keasrian lingkungan hotel tanpa terikat tema kaku.

Baca Juga :  BRI Memerikan Terobosan Pengelolaan Sampah di Dua Lokasi Jakarta

Salah satu aksi yang paling mencuri perhatian datang dari Novandi, seniman yang secara konsisten selama 7 tahun memanfaatkan seduhan kopi sebagai bahan pewarna utama hingga menghasilkan nuansa warna kecokelatan yang khas. Di sudut lain, material yang lazim dianggap sampah justru dirangkai menjadi lukisan bertekstur memikat, membuktikan bahwa kreativitas mampu mengubah barang terbuang menjadi pameran karya visual (art showcase) bernilai estetis tinggi.

Berfoto bersama manajemen Avenzel Hotel & Convention dengan seniman yang tergabung di dalam Komunitas Segitiga Art. (Avenzel)

General Manager Avenzel Hotel & Convention Cibubur, Selvi Novita, mengungkapkan bahwa langkah kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen hotel dalam menyediakan ruang yang mudah menyesuaikan diri (adaptif) bagi komunitas kreatif lokal. Menurutnya, menghadirkan proses kreatif seniman di tengah lalu lalang pengunjung memberikan warna baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Baca Juga :  FIFGROUP Ajak Karyawan Trekking, Kumpulkan 240 Kg Sampah dan Resmikan Empat Toilet Umum di Sentul

“Melihat bagaimana mereka merespons lingkungan hotel, bahkan menggunakan kopi dan material daur ulang menjadi karya seni, adalah pengalaman yang sangat luar biasa dan bernilai estetika tinggi bagi para tamu kami,” ujar Selvi Novita dalam keterangan yang diterima, Senin.

Apresiasi senada disampaikan oleh perwakilan Komunitas Segitiga Art, Feri. Ia menilai dukungan ruang dari pihak pengelola hotel memberikan kesempatan emas untuk mendekatkan seni rupa kontemporer kepada khalayak yang lebih luas. Seluruh hasil goresan kanvas yang lahir dari kebebasan ekspresi tersebut kini siap dinikmati secara lebih dekat.

Baca Juga :  Peran Keluarga di Balik Kesuksesan Solusi Sampah

“Melalui pameran yang berlangsung hingga 26 Agustus ini, kami ingin mendekatkan seni lukis kontemporer kepada masyarakat luas. Bagi para tamu atau kolektor yang tertarik pada keunikan karya kami di lobby (ruang tunggu), seluruh lukisan ini juga tersedia untuk dimiliki atau dibeli secara langsung dengan menghubungi senimannya,” kata Feri. (Gdi)