WANITAINDONESIA.CO – Momen berburu takjil atau yang populer disebut “War Takjil” kini sudah menjadi tradisi seru yang dinanti setiap sore menjelang berbuka. Namun, di balik warna-warni sirup dan lezatnya gorengan yang menggoda, terselip kekhawatiran: Apakah makanan yang kita beli benar-benar aman untuk keluarga di rumah?
Menjawab kegelisahan para Ibu dan perempuan cerdas di Jakarta, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta kembali bergerak cepat. Mulai pertengahan Februari 2026, tim BBPOM DKI Jakarta telah mengintensifkan pengawasan pangan di berbagai titik strategis, mulai dari pasar tradisional hingga ritel modern.
Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menegaskan bahwa pengawasan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, hingga pewarna tekstil (Rhodamin B dan Methanyl Yellow).
“Kami melakukan sampling dan uji cepat di lokasi (rapid test kit) terhadap menu takjil yang sering dicari masyarakat. Target kami adalah memastikan tidak ada zat kimia yang dilarang masuk ke meja makan keluarga selama bulan suci ini,” ungkapnya.
Berdasarkan data tahun lalu, BBPOM sempat menemukan beberapa sampel yang tidak memenuhi syarat keamanan pangan di sentra takjil. Oleh karena itu, tahun ini pengawasan diperketat tidak hanya pada jajanan pinggir jalan, tetapi juga merambah ke distributor, importir, hingga parsel/hampers Lebaran yang sering kita kirimkan untuk kerabat.
Bagi Sahabat Wanita Indonesia, menjadi konsumen yang cerdas adalah kunci. Agar ibadah puasa tetap sehat dan bugar, yuk terapkan tips memilih takjil aman berikut ini:
Gunakan Prinsip “Cek KLIK”
Sebelum membeli pangan olahan dalam kemasan, pastikan lakukan Cek Kemasan (tidak rusak/penyok), Cek Label (baca informasi produk), Cek Izin Edar (BPOM RI MD/ML), dan Cek Kedaluwarsa.
- Waspadai Warna yang ‘Terlalu Cantik’
Hindari makanan atau minuman yang memiliki warna sangat mencolok atau berpendar (seperti merah muda atau kuning terang yang tidak alami). Bisa jadi, itu adalah tanda penggunaan pewarna tekstil Rhodamin B atau Methanyl Yellow. - Perhatikan Kebersihan Penjual
Pilihlah takjil dari pedagang yang menjaga kebersihan tempatnya. Pastikan makanan disajikan dalam wadah tertutup dan penjual menggunakan alat bantu (seperti penjepit atau sarung tangan) saat mengambil makanan. - Cek Aroma dan Tekstur
Hindari makanan yang beraroma asam atau apek yang tidak wajar. Untuk mi basah atau tahu, waspadai jika teksturnya terlalu kenyal atau sangat awet di suhu ruang, karena bisa jadi mengandung formalin atau boraks. - Gunakan Aplikasi BPOM Mobile
Kini Bunda bisa langsung mengecek keaslian izin edar produk melalui aplikasi BPOM Mobile di smartphone. Praktis dan pasti aman! - Sehat Sampai Hari Kemenangan
Menjaga kesehatan keluarga dimulai dari apa yang kita sajikan saat berbuka. Dengan adanya pengawasan intensif dari BBPOM DKI Jakarta, kita tentu merasa lebih tenang. Namun, kewaspadaan pribadi tetap yang utama.
Mari jadikan Ramadan tahun ini lebih berkualitas dengan asupan nutrisi yang aman, bermutu, dan penuh berkah. Selamat berburu takjil dengan bijak, Sahabat! (Gdi)





