
WANITAINDONESIA.CO – Wajah pariwisata Indonesia bersiap memasuki era baru yang sepenuhnya digital. Raksasa layanan perjalanan global, Trip.com Group, resmi menggandeng InJourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia) dalam sebuah kerja sama strategis yang diprediksi akan mengubah cara wisatawan dunia menikmati keindahan nusantara.
Kemitraan ini menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya, sebuah agen perjalanan online (OTA) menjalin kolaborasi tingkat grup dengan holding BUMN pariwisata dan aviasi tersebut.
Fokusnya jelas menciptakan satu titik koordinasi terpadu yang mencakup sektor penerbangan, destinasi ikonik, perhotelan, hingga ritel.
General Manager Trip.com Indonesia, Krishna Arya dalam keterangannya, Kamis, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen jangka panjang setelah suksesnya kolaborasi penjualan tiket kereta cepat Whoosh.
“Kami ingin meningkatkan pengalaman pengguna sejak tahap perencanaan. Lewat paket produk InJourney yang terintegrasi, wisatawan kini punya lebih banyak opsi, termasuk kemudahan pembayaran dengan berbagai mata uang (multi-currency) yang sangat dicari turis mancanegara,” ujar Krishna.
Tidak sekadar di atas kertas, kerja sama ini langsung tancap gas dengan aksi nyata di lapangan. Dua destinasi besar, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Candi Borobudur (TWC), menjadi proyek percontohan pertama dalam skema penjualan tiket dan pemasaran bersama secara eksklusif.
Commercial Director InJourney, Veronica Henny Sisilia, menyambut optimis kolaborasi ini. Menurutnya, basis data global yang dimiliki Trip.com Group adalah kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan asing ke destinasi super prioritas.
“Kami akan memanfaatkan insight konsumen untuk menyasar target pasar yang tepat. Tujuannya satu: memperkenalkan ‘Wonderful Indonesia’ ke panggung internasional dengan ekosistem yang sudah terdigitalisasi,” kata Veronica.
Kemitraan ini menandai pergeseran besar peran Trip.com Group. Mereka kini tak lagi hanya menjadi penyedia layanan pemesanan online, melainkan bertransformasi menjadi mitra pemasaran sejati bagi Indonesia.
Dengan kehadiran fisik di lokasi strategis dan akses eksklusif ke produk wisata tertentu, kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional melalui sektor pariwisata yang lebih modern dan mudah dijangkau oleh siapa saja, di mana saja. (Gdi)




