
WANITAINDONESIA.CO – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) secara resmi mengumumkan langkah strategis global melalui integrasi sistem pemesanan tiket Whoosh ke dalam platform Trip.com. Kolaborasi ini menandai tonggak sejarah baru sebagai integrasi layanan kereta api pertama Trip.com di kawasan Asia Tenggara, memosisikan Indonesia sebagai pionir dalam digitalisasi transportasi massal modern.
Melalui kemitraan ini, Whoosh kini dapat diakses secara real-time oleh jutaan pengguna aktif Trip.com di seluruh dunia. Integrasi ini melampaui sekadar penjualan tiket; ini adalah penyatuan ekosistem di mana wisatawan internasional dapat merencanakan end-to-end trip—mulai dari penerbangan internasional, akomodasi hotel, hingga konektivitas kereta cepat—hanya dalam satu aplikasi menggunakan mata uang dan bahasa asal mereka.
Data internal menunjukkan lonjakan permintaan yang signifikan dari pasar mancanegara sepanjang 2023 hingga 2025. Dengan Malaysia memimpin sebagai kontributor terbesar (±300.000 penumpang), disusul Singapura, Tiongkok, serta pasar potensial dari Jepang dan Korea Selatan, integrasi dengan Trip.com menjadi kunci untuk mengonversi minat global tersebut menjadi transaksi digital yang mulus.
Ian Luo, Global Commercial Head, International Train Business Trip.com Group, menekankan pentingnya langkah ini dalam peta jalan bisnis mereka:
“Visi kami adalah ‘Train Tickets for Everyone, Everywhere’. Dengan membangun jaringan layanan kereta yang andal di pasar utama Eropa dan Asia, kerja sama dengan Whoosh menjadi kemitraan strategis pertama kami di Asia Tenggara. Kami berkomitmen membawa profil Whoosh ke panggung dunia, sekaligus menghadirkan aksesibilitas dunia ke Whoosh,” ucap dia.
Kemitraan ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan volume penumpang, tetapi juga memperluas dampak ekonomi di luar Jakarta. Dengan waktu tempuh Jakarta-Bandung yang kini hanya 45 menit, Whoosh menjadi katalis bagi pertumbuhan pariwisata di Jawa Barat, menjadikan destinasi seperti Lembang hingga Pangandaran lebih kompetitif di mata turis global.
Krishna Arya, General Manager Trip.com Indonesia, menambahkan bahwa integrasi ini adalah aksi nyata dalam membuka akses kekayaan budaya Indonesia.
“Melihat data 400.000 penumpang internasional di 2025, kami optimis jangkauan global kami akan mempercepat pertumbuhan ini secara signifikan di tahun 2026,” ujarnya.
Dari sisi operasional, langkah ini mempertegas visi KCIC untuk bertransformasi menjadi penyedia layanan transportasi berbasis teknologi.
Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Utama KCIC, menjelaskan perluasan akses digital adalah kunci mobilitas masa kini. Lewat Trip.com, Whoosh kini bisa dipesan sebelum turis tiba di Indonesia. Ini bukan sekadar soal digitalisasi tiket, melainkan menempatkan Whoosh sebagai tulang punggung mobilitas utama bagi wisatawan global yang menginginkan efisiensi dan kenyamanan.
Lewat peluncuran ini kedua perusahaan sepakat untuk melakukan integrasi platform yang menjadikannya sebagai sistem one-stop solution (tiket + hotel + atraksi).
Target pasar utama meliputi Malaysia, Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Dalam kaitan menjaring pelanggan Trip.com memberikan potongan harga hingga Rp100.000 (diskon 3%) untuk pemesanan melalui Trip.com dengan minimum transaksi Rp150.000. Untuk lebih jelas pelanggan dapat menghubungi pusat layanan KCIC (WhatsApp 0811-8888-111) atau media sosial @keretacepat_id. (Gdi)




