Rahasia Cumi Kenyal Anti Alot untuk Hidangan Keluarga Tercinta

Hidangan cumi tumis cabai hijau yang menggugah selera.

WANITAINDONESIA.CO – Kehadiran hidangan laut di meja makan selalu berhasil membangkitkan selera, terutama cumi-cumi yang menjadi primadona berkat cita rasanya yang gurih dan teksturnya yang khas. Namun, tantangan utama bagi para ibu di rumah adalah bagaimana menyajikan cumi-cumi yang tetap empuk dan tidak berubah menjadi liat bak karet saat dikunyah. Kunci utama dari kelezatan masakan ini ternyata dimulai sejak kita menapakkan kaki di pasar untuk memilih bahan baku yang paling segar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, menjelaskan bahwa kesegaran cumi-cumi dapat dikenali dari tampilan fisiknya yang cemerlang. Cumi-cumi yang berkualitas baik memiliki kulit yang utuh, tidak sobek, dan mata yang jernih tanpa semburat merah.

Aroma yang tercium pun haruslah aroma laut yang segar, bukan bau amis yang menusuk atau menyengat. Tekstur dagingnya pun harus terasa kenyal saat ditekan, sebagai tanda bahwa protein di dalamnya masih terjaga dengan baik dan layak untuk segera diolah menjadi santapan bergizi.

Baca Juga :  Rahasia Kelezatan Ikan Kuah Kuning Segar Bebas Amis

Setelah mendapatkan bahan berkualitas, teknik pengolahan menjadi rahasia selanjutnya agar tekstur cumi-cumi tetap lembut di lidah. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memasak cumi-cumi dalam waktu yang terlalu lama, yang justru memicu proses pengerasan serat dagingnya.

Teknik memasak cepat dengan api besar atau justru merebusnya dalam waktu yang cukup lama hingga kembali empuk adalah dua pilihan yang bisa diambil sesuai dengan jenis masakan yang diinginkan. Selain itu, memberikan sedikit perasan jeruk nipis tidak hanya menghilangkan bau amis, tetapi juga membantu melemaskan serat daging sebelum bersentuhan dengan panasnya wajan.

Baca Juga :  Resep Nasi Goreng Cumi

Sebagai inspirasi di dapur, Anda bisa mencoba resep Cumi Tumis Cabai Hijau yang menggugah selera. Langkah awal dimulai dengan membersihkan cumi-cumi segar, membuang tinta dan tulang punggungnya yang bening, lalu memotongnya menjadi bentuk cincin. Tumis bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, dan cabai hijau besar hingga aromanya tercium harum dan layu. Masukkan potongan cumi-cumi, lalu tambahkan sedikit garam, gula, dan saus tiram untuk memperkaya rasa. Masaklah dengan cepat selama kurang lebih dua hingga tiga menit saja agar teksturnya tetap kenyal dan sari lautnya tidak hilang menguap.

Dukungan infrastruktur melalui pembangunan berbagai fasilitas pengolahan perikanan diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan produk laut yang bermutu tinggi. Machmud menekankan bahwa tantangan sesungguhnya adalah memastikan setiap model usaha pengolahan di lapangan mampu menghadirkan produk yang layak dikonsumsi dan bernilai ekonomi tinggi. Dengan pengolahan yang tepat, cumi-cumi yang awalnya hanya bahan mentah dapat bertransformasi menjadi hidangan istimewa yang mempererat kehangatan keluarga.

Baca Juga :  "Moms, Ini Rahasia "Yummy" Cheesy Lover

“Tantangan pembiayaan bukan semata pada ketersediaan dana, tetapi pada kesiapan model usaha yang layak dibiayai di tingkat lapangan,” ujar Machmud. Ungkapan ini menjadi pengingat bahwa ketelitian kita dalam memilih dan mengolah bahan makanan adalah bentuk investasi kecil untuk kesehatan dan kebahagiaan orang-orang tersayang di rumah.

Menyajikan makanan bukan sekadar soal mengenyangkan perut, melainkan tentang menuangkan kasih sayang ke dalam piring-piring kecil. Di balik lembutnya tekstur cumi yang diolah dengan sabar, ada senyum bahagia keluarga yang menjadi imbalan tak ternilai bagi setiap ibu yang memasak dengan sepenuh hati. (gdi)