WANITAINDONESIA.CO – Menjalankan ibadah puasa selama lebih dari 12 jam seringkali menjadi tantangan bagi stamina dan kesehatan tubuh. Tanpa strategi yang tepat, tubuh rentan mengalami dehidrasi, lemas, hingga gangguan pencernaan. Menanggapi hal ini, Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Kemenkes RI membagikan panduan khusus agar masyarakat tetap fit dan berenergi sepanjang bulan suci.
Kunci utamanya terletak pada pengaturan pola makan dan aktivitas harian. Kemenkes menekankan bahwa apa yang kita konsumsi saat sahur dan berbuka sangat menentukan performa tubuh di siang hari. Ingin tahu rahasianya?
Berikut adalah 5 tips sehat yang wajib Anda terapkan:
Sahur Tinggi Serat, Hindari Minyak: Sahur adalah bahan bakar utama. Fokuslah pada buah dan sayur. Hindari makanan berminyak yang dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu kantuk berlebih di siang hari.
Berbuka Secara Bertahap: Jangan langsung “balas dendam” dengan porsi besar. Mulailah dengan air putih dan sedikit makanan manis alami untuk mengembalikan energi tanpa mengejutkan lambung.
Makan Malam Secukupnya: Hindari makan berlebihan di malam hari untuk mencegah obesitas. Jauhi kopi dan soda agar kualitas tidur tetap terjaga.
Tetap Bergerak: Puasa bukan alasan untuk malas-malasan. Lakukan aktivitas fisik ringan minimal 30 menit sehari untuk menjaga kebugaran jantung dan otot.
Istirahat Cukup: Mengingat pola tidur berubah karena sahur, pastikan Anda tidak begadang untuk hal yang tidak perlu agar kondisi fisik tetap prima di pagi hari.
Panduan Menu Sehat: Kuat Sahur, Segar Berbuka
Agar tubuh tetap bugar dan tidak lemas, berikut adalah rekomendasi menu harian:
A. Menu Sahur (Fokus pada Energi Tahan Lama)
- Karbohidrat Kompleks: Nasi merah, oatmeal, atau ubi (melepaskan energi secara perlahan).
- Protein: Telur rebus, dada ayam, atau tempe/tahu.
- Serat Tinggi: Sayur bayam, brokoli, atau buncis.
- Buah: Pisang atau apel (memberikan rasa kenyang lebih lama).
- Cairan: 2 gelas air putih.
B. Menu Berbuka (Fokus pada Hidrasi & Pemulihan)
- Takjil: 3 butir kurma dan 1 gelas air putih hangat (Sunnah & sehat). Hindari gorengan berlebih.
- Makan Utama (Setelah Maghrib): Porsi sedang yang terdiri dari nasi, ikan/daging, dan sayuran.
- Cairan: 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam hingga tidur.
Solusi Gangguan Kesehatan Saat Puasa
Sering mengalami keluhan saat berpuasa? Berikut penanganan ringkasnya:
1. Pusing atau Lemas
- Penyebab: Biasanya karena penurunan gula darah (hipoglikemia) atau dehidrasi.
- Penanganan: Saat berbuka, segera konsumsi minuman manis alami (teh manis hangat atau jus buah). Pastikan asupan air minum di malam hari mencapai 8 gelas dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari, 2 gelas saat sahur).
2. Perut Begah/Kembung
- Penyebab: Makan terlalu cepat, porsi terlalu besar, atau terlalu banyak makanan berlemak/pedas.
- Penanganan:
- Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga halus.
- Minum air jahe hangat saat malam hari untuk membantu mengeluarkan gas.
- Lakukan jalan santai setelah makan malam untuk melancarkan pencernaan.
3. Mengantuk Berlebih
- Penyebab: Kurang tidur atau konsumsi makanan berlemak saat sahur.
- Penanganan: Kurangi gorengan saat sahur dan pastikan tidur lebih awal (maksimal jam 10 malam) agar kebutuhan tidur tetap terpenuhi meskipun harus bangun sahur.
Semoga tips ini membantu Anda menjalankan ibadah puasa dengan lebih bugar dan penuh berkah! (Gdi)





