Pesona Araceae, Wajah Baru Edukasi Hijau di Kebun Raya Bogor

Ilustrasi jenis Araceae seperti porang, suweg, dan talas memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa sebagai bahan pangan alternatif. (Gdi)

WANITAINDONESIA.CO – Langkah kaki pengunjung di Kebun Raya Bogor kini akan disambut oleh harmoni hijau yang lebih segar dan tertata. Bertepatan dengan perayaan hari ulang tahunnya yang ke-209 pada Senin (18/5), kebun botani tertua di Asia Tenggara ini meresmikan wajah baru Taman Araceae.

Terletak manis di samping Secret Garden Café, taman ini bukan sekadar pameran visual, melainkan sebuah ruang hidup yang memadukan napas pelestarian (konservasi) dengan rekreasi keluarga yang edukatif.

Revitalisasi ini merupakan kado istimewa bagi publik, sekaligus pengingat bahwa di usia yang sudah melampaui dua abad, Kebun Raya Bogor terus beradaptasi dengan zaman.

Marga Anggrianto, Managing Director PT Mitra Natura Raya selaku pengelola Kebun Raya Bogor, menyampaikan bahwa pembangunan taman ini bertujuan untuk memperkuat fungsi edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Jadi Bogor ke-542, Royal Safari Garden Beri Penawaran Khusus bagi Warga Bogor

Ia berharap pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi juga pulang dengan membawa pengetahuan baru tentang kekayaan hayati Nusantara.

“Momentum HUT ke-209 ini menjadi pengingat bahwa Kebun Raya Bogor bukan sekadar ruang hijau bersejarah, tetapi juga ruang hidup yang terus bertumbuh, beradaptasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” ujar Marga Anggrianto dengan penuh optimisme saat acara peresmian di Bogor.

Bagi kaum masyarakat yang gemar mengoleksi tanaman hias, Taman Araceae adalah surga kecil. Di sini, pengunjung dapat menemui 16 marga (genus) unggulan, mulai dari Monstera yang kekinian, Philodendron yang elegan, hingga Anthurium yang gagah.

Yudhistira, Senior Manager Hortikultura PT Mitra Natura Raya, menjelaskan bahwa tanaman-tanaman ini memiliki potensi ekonomi dan ilmiah yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Ramen dan Sushi Berkonsep Fusion Lengkapi Destinasi Kuliner Bogor

Namun, di balik keindahannya, tersimpan pesan penting tentang keberlangsungan alam.

Peneliti Araceae dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yuzammi, mengingatkan bahwa Indonesia merupakan rumah bagi sekitar 700 spesies Araceae. Sayangnya, banyak di antaranya yang mulai terancam punah akibat rusaknya hutan tropis.

Melalui taman ini, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat spesies langka seperti bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) yang pernah mencuri perhatian dunia saat mekar di sini beberapa tahun silam.

Menariknya, keluarga talas-talasan ini ternyata sangat akrab dengan dapur ibu-ibu di Indonesia.

Yuzammi memaparkan bahwa beberapa jenis Araceae seperti porang, suweg, dan talas memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa sebagai bahan pangan alternatif.

“Jenis-jenis tersebut dapat kita olah menjadi makanan, misalnya menjadi onde-onde ketawa, brownies, hingga beras porang,” jelasnya, menggambarkan betapa dekatnya tumbuhan ini dengan meja makan kita.

Baca Juga :  Serunya Liburan di Rivera Bogor

Sasa Sofyan Munawar, Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN, turut memberikan apresiasi atas rampungnya revitalisasi yang telah dimulai secara bertahap sejak tahun 2020 ini.

Baginya, kehadiran Taman Araceae memperkuat posisi Kebun Raya Bogor sebagai pusat penelitian dan interpretasi koleksi ilmiah yang ramah bagi masyarakat luas.
Menjelajahi Taman Araceae yang baru direvitalisasi ini seolah mengajak kita kembali mensyukuri kekayaan alam Indonesia.

Di antara rimbunnya daun dan segarnya udara Bogor, ada harapan besar agar setiap pengunjung, terutama para ibu yang menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya, dapat menularkan semangat mencintai lingkungan. Karena pada akhirnya, menjaga satu bibit talas-talasan hari ini adalah investasi bagi udara bersih dan ketahanan pangan untuk generasi masa depan. (Gdi)