Panduan Shalat Idul Fitri 1447 H: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya

Ilustrasi shalat Idul Fitri.

WANITAINDONESIA.CO – Merayakan hari kemenangan tak lengkap rasanya tanpa menunaikan ibadah shalat Idul Fitri. Meskipun ibadah ini setahun sekali, terkadang kita suka lupa-lupa ingat tentang jumlah takbir atau bacaan di sela-selanya.

Yuk, simak panduan praktis berikut agar ibadahmu makin mantap!

1. Niat Shalat Idul Fitri
Niat cukup diucapkan dalam hati, namun bagi kamu yang terbiasa melafalkannya, berikut bacaannya:

Menjadi Makmum:
Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala.
(Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.)

Baca Juga :  Membuka Kekuatan Puasa: Memahami Pentingnya Niat di Bulan Ramadan

Menjadi Imam:
Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ataini imaman lillahi ta’ala.

2. Tata Cara Rakaat Pertama
Setelah Takbiratul Ihram, jangan langsung membaca Al-Fatihah, ya! Berikut urutannya:

Membaca Doa Iftitah.

Takbir sebanyak 7 kali.

Di sela-sela setiap takbir, disunnahkan membaca: Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.

Membaca Surat Al-Fatihah.

Membaca Surat Pendek. (Disunnahkan Al-A’la atau Qaf).

Ruku, I’tidal, Sujud, hingga duduk di antara dua sujud seperti shalat biasa.

Baca Juga :  Hansaplast Menggandeng Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Meluncurkan Panduan Perawatan Luka Pertama di Indonesia

3. Tata Cara Rakaat Kedua
Bangun dari sujud (Takbir Qiyam), lalu:

Takbir sebanyak 5 kali. Sama seperti rakaat pertama, baca tasbih di sela-selanya.

Membaca Surat Al-Fatihah.

Membaca Surat Pendek. (Disunnahkan Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar).

Ruku hingga Salam.

Tips Sunnah Sebelum Berangkat

Biar pahalamu makin maksimal, lakukan hal-hal ini sebelum ke lapangan atau masjid:

Mandi Sunnah: Mandi keramas agar segar dan bersih.

Sarapan Tipis-tipis: Berbeda dengan Idul Adha, saat Idul Fitri disunnahkan makan kurma atau camilan kecil dulu sebelum shalat.

Baca Juga :  Menyambut Panggilan Ilahi: Rangkaian Ibadah Haji dan Tata Cara Pelaksanaannya Sesuai Sunah Rasulullah

Pakai Baju Terbaik: Tidak harus baru, yang penting bersih dan rapi.

Semprot Parfum: Gunakan wangi-wangian (bagi laki-laki).

Jalan Kaki dan Beda Rute: Berangkat lewat jalan A, pulang lewat jalan B untuk menebar salam lebih luas.

Catatan penting: Setelah salam, jangan langsung pulang! Dengarkan khutbah Idul Fitri terlebih dahulu hingga selesai karena itu merupakan bagian dari kesempurnaan ibadah hari raya.

“Selamat hari raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin!” (Gdi)