
WANITAINDONESIA.CO – Kebutuhan masyarakat akan bahan bangunan berkualitas yang aman dan mampu melindungi konsumen terus meningkat seiring berkembangnya sektor properti di Indonesia. Menjawab kebutuhan tersebut, PT YKK AP Indonesia mengambil langkah strategis dengan menghadirkan produk jendela aluminium yang telah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI), sebagai bentuk komitmen terhadap mutu, keamanan, dan kenyamanan konsumen.
Presiden Direktur PT YKK AP Indonesia, Kurosaki Shinya, secara resmi mengumumkan bahwa produk jendela merek Nexsta dan Madela produksi YKK AP Indonesia telah memperoleh sertifikasi SNI. Pengumuman tersebut disampaikan di Tangerang, Banten, pada 29 Januari 2026. Raihan ini sekaligus menjadi yang pertama di Indonesia untuk kategori produk jendela aluminium.
Menurut Kurosaki, sertifikasi SNI pada produk bahan bangunan seperti jendela memiliki peran yang sangat penting, terutama di tengah era perdagangan bebas yang memungkinkan masuknya berbagai produk dari luar negeri.
“Di era perdagangan bebas saat ini, produk jendela yang memiliki jaminan kualitas diharapkan dapat menjadi pilihan konsumen dan pengembang perumahan maupun perkantoran. Dengan begitu, konsumen terlindungi dari risiko penggunaan bahan bangunan yang tidak aman dan berkualitas rendah,” ujar Kurosaki.
Ia menegaskan, sertifikasi SNI bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian penting dalam membangun kepercayaan pasar serta mendorong peningkatan kualitas industri konstruksi nasional secara berkelanjutan.
Dalam proses meraih sertifikasi SNI, YKK AP Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyesuaian spesifikasi teknis, rangkaian pengujian produk, hingga pemenuhan seluruh persyaratan standar yang telah ditetapkan. Namun, berkat penerapan sistem manajemen mutu yang ketat, teknologi presisi Jepang, serta kolaborasi solid antar tim internal, seluruh proses tersebut berhasil dilalui dengan baik.
“Sebagai perusahaan yang berakar dari YKK Group Jepang, kami menjalankan proses pengelolaan dan produksi dengan sistem serta budaya mutu yang telah menjadi tradisi perusahaan selama bertahun-tahun,” jelas Kurosaki.
Ia juga menyadari bahwa pasar Indonesia saat ini dibanjiri produk impor sejenis yang ditawarkan dengan harga lebih murah. Namun, Kurosaki menilai bahwa produk ber-SNI justru memberikan nilai lebih dalam jangka panjang.
“Produk ber-SNI memang terlihat lebih mahal di awal, tetapi secara jangka panjang justru lebih ekonomis. Produk ini lebih awet, fungsional, dan dapat diandalkan, sehingga memberikan perlindungan dan kenyamanan maksimal bagi pengguna,” tambahnya.

Kurosaki menjelaskan, jendela aluminium ber-SNI produksi YKK AP Indonesia menggunakan bahan baku aluminium berkualitas tinggi yang dirancang kuat, tahan lama, serta memiliki performa optimal dalam hal kedap air dan angin. Seluruh produk tersebut dibuat dengan standar presisi Jepang untuk memastikan kualitas dan keandalannya.
Dengan hadirnya jendela aluminium ber-SNI ini, YKK AP Indonesia berharap dapat memperkaya pilihan produk berkualitas di pasar nasional sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih bahan bangunan yang aman dan terstandar.
“YKK AP Indonesia akan terus berkomitmen menghadirkan produk jendela berkualitas tinggi yang aman, andal, dan sesuai standar nasional. Ini adalah bagian dari upaya kami mendukung daya saing produk nasional sekaligus melindungi konsumen Indonesia,” pungkas Kurosaki. (ver)




