Menengok Gedung Cendana RSK Dharmais, Sentuhan Hospitality Hangat dan Teknologi Dunia untuk Pejuang Kanker

Tidak hanya keindahan arsitekturnya saja, RSK Dharmais juga memiliki alat-alat canggih (seperti mesin Tomotherapy, Linear Accelerator/LINAC, dan Intraoperative Radiation Therapy) diletakkan di lantai paling bawah (basement 3) sebagai ruang bunker. (Foto : IG @rskdharmais)

WANITAINDONESIA.CO – Bagi seorang pasien kanker khususnya perempuan dan anak kenyamanan fasilitas medis dan kehangatan pelayanan sering kali menjadi faktor krusial yang dicari. Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Kanker (RSK) Dharmais Jakarta kini menghadirkan Gedung Cendana (Tower C), sebuah pusat layanan eksekutif yang memadukan teknologi medis onkologi mutakhir kelas dunia dengan kenyamanan setara hotel berbintang.

Gedung berlantai 18 yang berlokasi di kawasan Slipi, Jakarta Barat ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 30 Agustus 2024, dan telah beroperasi penuh sejak Februari 2026 lalu. Mengusung konsep smart green hospital, Gedung Cendana siap mengubah stigma bahwa berobat kanker harus selalu identik dengan suasana yang kaku dan menegangkan.

Ada alasan emosional yang menyentuh di balik awal mula pembangunan Gedung Cendana. Gedung ini awalnya diniatkan secara khusus sebagai Women Enchanted Cancer Center, yaitu pusat pelayanan kanker yang didedikasikan untuk Ibu dan Anak.

Mengingat kanker payudara dan kanker serviks menempati urutan tertinggi kasus kanker pada wanita di Indonesia, gedung ini merancang layanan berbasis Center of Excellence. Begitu melangkah masuk ke area poliklinik, pasien akan diarahkan ke kluster spesifik yang terintegrasi, mulai dari Center of Excellence Payudara, Center of Excellence Serviks (Ginekologi), Center of Excellence Anak sampai Center of Excellence Paru.

Baca Juga :  Gaya Kartini Masa Kini Mencuci Piring dengan Teknologi Rhamno Power

Pendekatan ini dibuat agar pasien, terutama para ibu dan anak-anak, merasa lebih privat, nyaman, dan tidak perlu berpindah-pindah gedung saat menjalani konsultasi dan tindakan.

Bagi masyarakat Indonesia yang kerap memilih berobat ke negara tetangga demi mengejar kenyamanan, Gedung Cendana hadir untuk membuktikan bahwa rumah sakit dalam negeri mampu memberikan hospitality yang tidak kalah bersaing.

Di lantai 18, terdapat deretan ruang rawat inap VIP dan President Suite (PVIP) dengan tarif Rp3,5 juta per malam. Meski dirancang dengan standar higienitas rumah sakit yang ketat, atmosfer di dalamnya sangat menenangkan, luas, dan menyuguhkan bonus pemandangan indah Kota Jakarta hingga Monumen Nasional (Monas).

Gedung ini juga dilengkapi dengan kafe modern, bank darah internal, serta jembatan penghubung (connecting bridge) langsung menuju gedung utama dan gedung parkir baru untuk memudahkan mobilitas pasien dan keluarga.

Baca Juga :  Hello Comfort Roadshow Strategi Baru Sharp Hadirkan Inovasi Teknologi dan Hiburan Jepang ke-Empat Kota di Indonesia
Alat Tomotherapy (Foto : Desi)

Tidak hanya keindahan arsitekturnya saja, RSK Dharmais juga memiliki alat-alat canggih (seperti mesin Tomotherapy, Linear Accelerator/LINAC, dan Intraoperative Radiation Therapy) diletakkan di lantai paling bawah (basement 3) sebagai ruang bunker. Hal ini dirancang khusus untuk keselamatan dan keamanan radiasi.

Dengan Ketebalan Dinding Beton 2 meter dengan densitas khusus sebesar 2.350 kg/m³. Beban seberat ini hanya dapat ditopang secara struktural di area terbawah bangunan

Untuk alat tomotherapy sendiri di Indonesia hanya di miliki oleh 2 rumah sakit yakni RSCM dan RSK Dharmais. Alat ini menggabungkan kecanggihan CT Scan dan mesin radiasi.

Keunggulannya adalah mampu menembak sel kanker secara sangat presisi dari ujung kepala hingga ujung kaki dalam satu kali pengaturan posisi. Karena sangat terarah, efek samping radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya dapat diminimalisir, sehingga kualitas hidup pasien selama masa pengobatan tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, untuk deteksi dini yang sangat akurat, layanan MCU Eksekutif di sini sudah dilengkapi dengan teknologi pemeriksaan ctDNA (circulating tumor DNA) yang mampu mendeteksi remah-remah DNA sel kanker di dalam darah sejak dini.

Baca Juga :  Anugerah Alam & Kecanggihan Teknologi Hadirkan Ionic Skincare System Pertama Dunia

Tidak hanya berfokus pada layanan premium, Kementerian Kesehatan juga mengintegrasikan Gedung Cendana sebagai pusat riset klinis (Clinical Research Unit). Sejak tahun 2006, RSK Dharmais telah menjadi motor uji klinik obat kanker di Indonesia, bekerja sama dengan lembaga internasional seperti AstraZeneca, untuk memastikan obat-obatan kanker terbaru aman dan efektif sebelum dipasarkan.

Hebatnya, kemewahan dan kecanggihan Gedung Cendana ini tidak hanya eksklusif untuk pasien umum atau VIP. RSK Dharmais berkomitmen memberikan kesetaraan layanan yang inklusif. Di lantai 14, gedung ini didedikasikan penuh untuk melayani pasien kanker pengguna fasilitas BPJS Kesehatan, lengkap dengan lantai khusus untuk layanan One Day Care (perawatan satu hari).

Dengan kapasitas menyembuhkan yang terus ditingkatkan, kehadiran Gedung Cendana RSK Dharmais membawa angin segar dan harapan baru bagi dunia medis tanah air. Kini, para pasien kanker di Indonesia tidak perlu jauh-jauh menyeberang negeri untuk mendapatkan kesembuhan dan kenyamanan, karena perawatan terbaik dunia sudah ada di dekat kita. (Des)