
WANITAINDONESIA.CO – Tawa ceria dan wajah penuh antusiasme mewarnai perjalanan puluhan anak yatim saat mengikuti kegiatan rekreasi edukatif ke Taman Safari Bogor yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa bersama Anayatrans, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berlibur, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak melalui pengenalan berbagai jenis flora dan fauna serta pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan lingkungan alam.
Sebanyak 45 anak yatim dan piatu dari delapan yayasan di wilayah Jabodetabek mengikuti program tersebut. Mereka berasal dari jenjang pendidikan SMP hingga SMA yang selama ini menjadi binaan berbagai yayasan yang bekerja sama dengan LPM Dompet Dhuafa.
Sejak memasuki kawasan Taman Safari, anak-anak diajak menjelajahi berbagai habitat satwa menggunakan bus yang disediakan oleh Anayatrans. Mereka menyaksikan secara langsung beragam satwa, mulai dari gajah dengan belalainya yang khas hingga singa yang dikenal sebagai raja hutan.
Keceriaan terpancar dari wajah para peserta saat melihat satwa-satwa yang selama ini hanya mereka kenal melalui buku atau layar televisi.
“Hari ini kami banyak belajar soal hewan dan lihat pertunjukan hewan. Jadi seru. Ada unta, harimau, cheetah, lumba-lumba dan lainnya. Seru, jadi ingin datang lagi,” ujar Nia Apriani, salah satu anak binaan Yayasan F-KOM Cendikia.
Selain mengikuti safari perjalanan melihat satwa, anak-anak juga menikmati berbagai wahana dan pertunjukan edukatif seperti Istana Panda, Dolphin Show, Cowboy Wild West Adventure, serta sejumlah atraksi menarik lainnya yang menambah pengalaman belajar mereka.
HR & GA Manager Anayatrans, Lisma Anggriani, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang memiliki potensi besar namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Banyak anak-anak yang memiliki potensi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang perlu kita bantu. Mari kita dukung mereka untuk mengenyam pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Program Pembinaan Dhuafa LPM Dompet Dhuafa, Tubagus Iim Nurrohim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kapasitas anak-anak binaan agar memperoleh pengalaman baru yang dapat memperluas wawasan mereka.
Menurutnya, LPM Dompet Dhuafa tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar anak yatim, tetapi juga berupaya membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan kepercayaan diri.
Ke depan, LPM Dompet Dhuafa berencana menghadirkan program yang memberikan kesempatan bagi anak-anak yatim untuk menampilkan bakat dan talenta mereka di panggung publik berskala nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa banyak anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan luar biasa dan layak mendapatkan dukungan untuk berkembang.
Kegiatan rekreasi edukatif ini menjadi bukti bahwa perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada anak-anak dapat menghadirkan pengalaman berharga sekaligus menumbuhkan semangat belajar serta rasa percaya diri mereka.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan semakin banyak anak yatim yang mendapatkan akses terhadap pendidikan, pengalaman, dan ruang pengembangan diri sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa. (ver)




