Kolaborasi Indonesia & Negara di Kawasan Asia-Pasifik, Tingkatkan Kualitas Pendidikan - Wanita Indonesia <
WARTA

Kolaborasi Indonesia & Negara di Kawasan Asia-Pasifik, Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Wanitaindonesia.co – Lima puluh orang guru serta kepala sekolah dari penjuru Indonesia telah menyelesaikan pelatihan ALCoB ICT Volunteer( AIV) 2021, dan ditutup secara resmi . Kegiatan itu diselenggarakan dengan cara virtual atas kerja sama Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan( BSKAP) Kemendikbudristek sebagai koordinator Asia- Pacific Economic Cooperation( APEC) Human Resources Development Working Group( HRDWG) Indonesia, dengan Kementerian Pendidikan Korea Selatan, Filipina, Malaysia, Thailand, serta Institute of APEC Collaborative Education.

AIV merupakan program pelatihan tahunan bertajuk Teknologi Informasi dan Komunikasi( TIK), Budaya, dan lingkungan pendidikan untuk para guru dan kepala sekolah di kawasan Asia- Pasifik dengan dukungan dari APEC. Pelatihan ini jadi salah satu usaha untuk mengurangi kesenjangan digital lintas regional Asia- Pasifik. AIV 2021 mengangkat tema“ Building resilience in education against the COVID- 19 pandemic by enhancing digital and cultural literacy of teachers in the APEC region”.

Sebelumnya, dalam acara pembukaan pada 20 Agustus lalu, Sekretaris BSKAP Kemendikbudristek, Suhadi, menyampaikan bahwa pelatihan ini amat penting dalam membantu upaya peningkatan kompetensi dalam bidang TIK, berbagi praktik baik, serta memperluas jejaring guru serta kepala sekolah di area Asia- Pasifik.“ Indonesia lalu berkomitmen buat tingkatkan mutu pembelajaran, salah satunya lewat kegiatan serupa serta kolaborasi di kawasan. Hal itu sejalan dengan program Merdeka Belajar,” tutur Suhadi.

Pada tahap tahun ini, BSKAP Kemendikbudristek sudah menyeleksi 50 orang guru serta kepala sekolah dari hampir semua provinsi di Indonesia serta sekolah Indonesia luar negeri, dengan 26 peserta perempuan dan 24 peserta laki- laki, dari satuan pendidikan jenjang PAUD hingga pendidikan menengah, sekolah, serta madrasah. Proses seleksi itu menggambarkan keberagaman, kesetaraan, serta inklusif dalam penyelenggaran AIV 2021.

Para peserta memperoleh peluang untuk memberi praktik baik dengan sesama peserta dari Indonesia serta juga lebih dari 150 orang pengajar dari Korea Selatan, Thailand, Filipina, serta Malaysia. Peserta pula memperoleh materi pelatihan yang dirakit sebagai media pembelajaran yang bisa diterapkan di kelas. Pada penutupan AIV 2021, M. Resi Kristiani guru SMP Saint Johns School,

Banten, yang dipilih oleh peserta lain, mewakili Indonesia menyampaikan bahwa pelatihan itu bukanlah sebuah kompetisi melainkan kesempatan istimewa untuk saling belajar antara pendidik di kawasan Asia- Pasifik serta global. Beliau kemudian mengutip,“ What the teacher is, is more important than what he teaches”( Karl A. Menninger). Melalui kutipan tersebut, ia menegaskan kalau guru merupakan teladan, penggerak transformasi, dan bagian tak terpisahkan dalam hidup murid- murid mereka.

“ Always remember that you are the best version of yourself,” tuturnya. (vay)

 

Menampilkan lebih banyak

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button