JICT Hadirkan Senyum Anak Yatim dan Ringankan Beban Pekerja Pelabuhan Jelang Lebaran

Direktur Utama JICT, Ade Hartono memberikan sambutan pada penyaluran santunan kepada 400 anak yatim dan dhuafa di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026). WI/HO-JICT

WANITAINDONESIA.CO – Di balik deru mesin crane dan kesibukan peti kemas yang menjadi urat nadi perdagangan internasional di Pelabuhan Tanjung Priok, terselip sebuah momen hangat yang menyentuh hati. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jakarta International Container Terminal (JICT) kembali hadir di tengah masyarakat untuk berbagi kebahagiaan.

Bukan sekadar rutinitas korporasi, JICT kali ini merangkul tetangga terdekatnya di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Sebanyak 400 anak yatim dan dhuafa nampak sumringah saat menerima santunan serta bingkisan kebutuhan Lebaran. Bagi mereka, perhatian ini bukan hanya soal bantuan materi, melainkan bentuk kasih sayang dari sebuah perusahaan yang tumbuh berdampingan dengan pemukiman mereka.

Baca Juga :  TMII Sambut Lonjakan Pengunjung Lebaran, Wajah Baru dan Ragam Budaya Jadi Magnet Utama

Tak hanya menyasar individu, kepedulian JICT juga menyentuh aspek spiritual warga. Menyadari pentingnya kenyamanan beribadah di bulan suci, JICT menyalurkan bantuan fasilitas untuk 30 mushala di seluruh wilayah Koja. Bantuan berupa perangkat dispenser air minum diserahkan untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat, terutama saat momen berbuka puasa dan tadarus bersama.

Direktur Utama JICT, Ade Hartono, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (15/3), mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari filosofi perusahaan yang tidak ingin eksklusif dari lingkungannya.

“Pelabuhan tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik dan perdagangan, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di sekitarnya. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus mendukung fasilitas ibadah masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Ade.

Baca Juga :  Kabar Baik Mudik Lebaran 2026: Angka Kecelakaan Turun Drastis, Arus Tol Japek Terkendali

Sisi kemanusiaan JICT juga menyasar para pejuang di garis depan operasional terminal. Sebanyak 396 paket sembako disalurkan kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Para pekerja ini adalah sosok penting yang memastikan arus distribusi barang nasional tetap lancar di gerbang utama Indonesia.

Pembagian sembako ini menjadi bentuk apresiasi tulus atas dedikasi mereka yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem logistik JICT. Dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan dari berbagai RW di Kecamatan Koja, distribusi bantuan ini berjalan dengan penuh kekeluargaan.

Baca Juga :  Siap-Siap Balik! Ini Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Jalur Alternatifnya

Sebagai operator terminal petikemas internasional terbesar di Indonesia, JICT menyadari posisinya yang strategis namun tetap berdampingan langsung dengan komunitas masyarakat pesisir. Ade Hartono menambahkan bahwa keberhasilan ekonomi perusahaan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan sosial warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kami menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan, khususnya bagi mereka yang paling membutuhkan,” tutup Ade.

Melalui langkah kecil namun berdampak besar ini, JICT membuktikan bahwa kemajuan industri dan kepedulian sosial dapat berjalan selaras, menghadirkan senyum di wajah masyarakat pesisir menjelang hari kemenangan. (Gdi)