TMII Sambut Lonjakan Pengunjung Lebaran, Wajah Baru dan Ragam Budaya Jadi Magnet Utama

Air mancur menari menjadi andalan TMII untuk memberikan hiburan kepada pengunjung

WANITAINDONESIA.CO – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali menjadi destinasi primadona bagi warga Ibu Kota dan sekitarnya untuk menghabiskan libur Idul Fitri 1447 H. Mengusung konsep Green, Smart, Culture, and Proud, TMII menyuguhkan perpaduan antara kearifan lokal dengan fasilitas modern yang menyegarkan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pengelola, volume pengunjung tercatat mengalami kenaikan signifikan sejak hari pertama Lebaran. Puncak kunjungan diprediksi terjadi pada H+2 dan H+3 dengan rata-rata jumlah pelancong mencapai 35.000 hingga 50.000 orang per hari.

Mayoritas pengunjung didominasi oleh rombongan keluarga yang memanfaatkan area terbuka hijau untuk berpiknik.

Baca Juga :  JICT Hadirkan Senyum Anak Yatim dan Ringankan Beban Pekerja Pelabuhan Jelang Lebaran

Selama pekan Lebaran, TMII menggelar serangkaian acara bertajuk “Jelajah Seru Lebaran” yang tersebar di berbagai titik:

  • Festival Tradisi Lebaran: Pertunjukan seni tari tradisional, reog, dan musik daerah yang dipusatkan di Plaza Kertanegara dan area sekitar danau.
  • Air Mancur Menari (Dancing Fountain) Tirta Cerita: Pertunjukan drone dan air mancur yang dikombinasikan dengan narasi dongeng nusantara tetap menjadi magnet utama pada sore menjelang malam hari.
  • Parade Budaya: Pawai pakaian adat dan mobil hias yang mengelilingi kawasan ring dalam TMII.
Beberapa museum menyajikan teknologi imersif untuk berinteraksi dengan pengunjung.

Hal Unik dan Inovasi Baru

Ada beberapa hal yang berbeda dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung tahun ini:

  1. Miniature Archipielago Malam Hari: Setelah revitalisasi, pemandangan miniatur pulau-pulau di Indonesia kini dilengkapi dengan pencahayaan LED yang estetik, sangat cocok untuk berfoto.
  2. Layanan EV (Electric Vehicle): Sebagai kawasan emisi nol, TMII kini mewajibkan pengunjung memarkir kendaraan pribadi di gedung parkir terpadu dan menggunakan bus listrik atau shuttle gratis untuk berkeliling.
  3. Museum Digital: Beberapa museum, seperti Museum Indonesia, kini telah dilengkapi dengan fitur Augmented Reality (AR) yang memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan koleksi secara digital.
Baca Juga :  Beragam Wahana Baru di Indonesia Science Center, TMII

Guna mengantisipasi membeludaknya pengunjung, pengelola telah menyiagakan sejumlah fasilitas tambahan:

  1. Posko Keamanan & Kesehatan: Tersedia di beberapa titik strategis, termasuk ambulans dan tenaga medis yang siaga 24 jam.
  2. Sistem Tiket Online: Pengelola sangat menyarankan pembelian tiket melalui situs resmi untuk menghindari antrean panjang di gerbang masuk.
  3. Pusat Informasi Keliling: Petugas dengan kendaraan listrik kecil (buggy) berkeliling untuk membantu arah bagi pengunjung yang kebingungan atau mencari anggota keluarga yang terpisah.
Baca Juga :  Siap-Siap Balik! Ini Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Jalur Alternatifnya

Dengan suasana yang lebih tertata dan ramah lingkungan, TMII berhasil memberikan pengalaman mudik dalam kota yang berkesan sekaligus edukatif bagi masyarakat. (Gdi)