Investor Jangan Panik! Menkeu Purbaya Optimis IHSG Bakal “Glow Up” Senin Ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah diwawancarai wartawan. (Instagram)

WANITAINDONESIA.CO – Kabar mengejutkan dari dunia pasar modal akhir pekan lalu sempat membuat para investor, termasuk kalangan yang sedang merintis portofolio saham, merasa was-was. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa angin segar. Ia meyakini bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan segera bangkit dari zona merah pada pembukaan perdagangan Senin (2/2).

“Enggak (kebakaran). Pasti bergerak naiklah,” ujar Purbaya dengan nada optimis saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu malam.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi hingga bursa kita sempat “berdarah”? Dan bagaimana nasib investasi kita di hari Senin? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Secara teknikal dan fundamental, IHSG diprediksi memiliki peluang besar untuk menguat (zona hijau). Berikut adalah alasannya:

Baca Juga :  Purbaya : Harapan di Tengah Keretakan Anggaran

Pengangkatan pejabat baru di OJK dan rencana penunjukan Pjs Dirut BEI sebelum pembukaan pasar memberikan rasa aman bagi investor bahwa operasional bursa tetap stabil.

Secara fundamental ekonomi solid bahkan Menkeu menargetkan pertumbuhan ekonomi mendekati 6% tahun ini, yang menjadi motor penggerak utama bagi emiten di bursa.

Setelah menyentuh titik jenuh jual (oversold) akibat sentimen negatif pekan lalu, pasar cenderung melakukan aksi beli murah (bargain hunting) yang akan mendorong indeks naik.

Kronologi

Pekan lalu menjadi pekan yang cukup dramatis bagi otoritas keuangan Indonesia. Ketidakpastian muncul bukan karena faktor ekonomi global, melainkan dinamika internal manajemen bursa dan pengawas keuangan. Berikut urutan kejadiannya:

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Genjot Pajak, Apa Dampaknya Bagi Anggaran Belanja Ibu Rumah Tangga?

Jumat, 30 Januari 2026

Pukul 09.00 WIB: Kabar mengejutkan datang dari Iman Rachman yang secara resmi mengumumkan pengunduran diri sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini memicu aksi jual karena pasar kehilangan sosok nakhoda utama bursa.

Pukul 18.30 WIB: Gelombang pengunduran diri berlanjut. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, beserta dua petinggi pasar modal lainnya ikut mundur.

Pukul 21.00 WIB: Pengumuman resmi menyusul bahwa Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, juga meletakkan jabatannya.

Sabtu, 31 Januari 2026 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat untuk mengisi kekosongan agar pasar tidak chaos:

Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK.

Baca Juga :  Menkeu Lantik Ketua LPEI Berharap Dorong Ekspor Indonesia

Hasan Fawzi ditetapkan sebagai pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.

Pesan bagi investor

Menkeu Purbaya menekankan bahwa sistem tata kelola (Glow Up Governance) yang dimiliki BEI dan OJK dirancang untuk menghadapi situasi darurat seperti ini. Pergantian pejabat dipastikan berjalan efisien tanpa mengganggu operasional perdagangan.

Jadi, bagi Anda yang memiliki investasi di saham-saham blue chip atau reksadana, tetap tenang dan pantau pergerakan pasar besok pagi. Momentum ini justru seringkali menjadi kesempatan bagi investor jeli untuk menambah muatan di harga yang lebih kompetitif.

“Fondasi ekonomi kita bagus, respons kebijakan cepat. Harusnya ini jadi modal kuat untuk tumbuh lebih kencang,” ucap singkat Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu RI. (Gdi)