
WANITAINDONESIA.CO – Bayangkan situasi ini: Anda sedang berkendara membelah kemacetan kota bersama keluarga, namun tiba-tiba indikator baterai mobil listrik Anda berkedip merah dan daya habis sama sekali jauh dari stasiun pengisian. Rasa panik tentu membayangi. Namun, kini kecemasan para pengendara kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di ibu kota akan segera sirna berkat langkah proaktif yang dihadirkan oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.
Bekerja sama dengan PLN Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis), mereka resmi memperkenalkan sebuah inovasi mutakhir bernama Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Keliling Darurat (SPKLU Mobile Emergency). Layanan pengisian daya bergerak ini dirancang khusus untuk menjadi dewa penolong yang siap mendatangi pelanggan secara langsung saat menghadapi kondisi darurat di jalanan.
Mekanisme penyelamatan ini nantinya dapat diakses dengan sangat praktis melalui aplikasi PLN Mobile. Saat panggilan darurat dikirimkan, petugas dengan sigap akan meluncur membelah jalanan menuju titik lokasi pemesan dengan membawa unit pengisian bergerak. Mereka akan menyuntikkan daya ke baterai kendaraan Anda hingga cukup untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi pengisian daya terdekat.
Tidak hanya menjadi penyelamat di kala darurat, layanan istimewa ini juga fleksibel untuk mendukung berbagai aktivitas sosial atau keluarga. Fasilitas pengisian daya keliling ini dapat dipesan berdasarkan permintaan (by request) sebelum pelaksanaan sebuah acara. Layanan ini menjadi solusi cerdas untuk kegiatan di lokasi luar ruangan atau hotel yang belum memiliki fasilitas pengisian daya tetap, sehingga kenyamanan para tamu yang membawa kendaraan listrik tetap terpenuhi.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa kehadiran inovasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kesiapan infrastruktur dan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
“SPKLU Mobile Emergency memberi tambahan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik saat berada di perjalanan. Layanan ini memperluas kemudahan akses pengisian daya dan mendukung kenyamanan pelanggan dalam beraktivitas,” ujar Adi memberikan kepastian.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menambahkan bahwa kenyamanan dan ketenangan pikiran para pengendara adalah prioritas utama dari pengembangan layanan ini. Melalui bantuan respons cepat yang diadopsi, hambatan kehabisan daya di tengah perjalanan kini bukan lagi masalah besar yang harus ditakuti.
Untuk memastikan operasional di lapangan berjalan tanpa hambatan, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Menteng, Hendratua P. Manurung, menjelaskan bahwa timnya telah mematangkan skema kerja yang taktis. Begitu permintaan masuk lewat aplikasi, petugas akan langsung bergerak cepat melakukan pengisian di tempat agar kendaraan siap melaju kembali.
Menutup inovasi yang manis ini, komitmen PLN dalam menghadirkan layanan bergerak bukan sekadar urusan teknis mesin semata. Ini adalah wujud kepedulian yang memahami bahwa di balik kemudi kendaraan, ada waktu berharga bersama keluarga dan ketenangan perjalanan yang harus selalu dijaga dan dimuliakan dengan sepenuh hati. (gdi)




