Hoaks Lowongan Kerja Puskesmas Indonesia Beredar di TikTok, Masyarakat Diminta Waspada Tautan Palsu

Beredar unggahan di media sosial TikTok yang menginformasikan adanya lowongan kerja bertajuk “Puskesmas Indonesia” dengan berbagai posisi, mulai dari perawat, bidan, tenaga administrasi, apoteker, analis kesehatan, nutrisionis, hingga tenaga kebersihan dan keamanan

WANITAINDONESIA.CO – Beredar unggahan di media sosial TikTok yang menginformasikan adanya lowongan kerja bertajuk “Puskesmas Indonesia” dengan berbagai posisi, mulai dari perawat, bidan, tenaga administrasi, apoteker, analis kesehatan, nutrisionis, hingga tenaga kebersihan dan keamanan. Dalam unggahan tersebut, masyarakat diarahkan untuk melakukan pendaftaran melalui tautan yang tersedia pada bio akun.

Namun, setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.

 

Penelusuran Temukan Indikasi Phishing

Berdasarkan hasil investigasi Tim JalaHoaks, tidak ditemukan adanya informasi resmi terkait rekrutmen tersebut. Penelusuran dilakukan menggunakan Google Lens terhadap gambar unggahan serta pencarian dengan kata kunci “lowongan kerja Puskesmas Indonesia” di mesin pencari Google.

Baca Juga :  SeekMax, Platform Belajar Gratis Terbesar di Indonesia

Hasilnya, tidak ada pengumuman resmi dari instansi pemerintah maupun lembaga kesehatan terkait lowongan tersebut.

Tim JalaHoaks juga menemukan bahwa tautan yang dicantumkan pada bio akun mengarah ke laman tidak resmi yang meminta pengguna mengisi data pribadi, seperti nama lengkap, asal provinsi, usia, jenis kelamin, hingga nomor Telegram.
Permintaan data sensitif melalui tautan tidak resmi menjadi indikasi kuat adanya praktik phishing atau upaya pencurian data pribadi. Dalam sejumlah kasus serupa, pelaku bahkan meminta sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi maupun penempatan kerja.

Baca Juga :  Cap Hoaks Berita Perkosaan Anak di Project Multatuli Ancam Kebebasan Pers

Padahal, seluruh proses rekrutmen instansi pemerintah tidak pernah memungut biaya apa pun.Rekrutmen Resmi Hanya Melalui Kanal Pemerintah Rekrutmen tenaga kesehatan di puskesmas dilakukan melalui jalur resmi pemerintah. Untuk formasi ASN maupun PPPK, pendaftaran dilakukan melalui portal nasional yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara itu, lowongan tenaga non-ASN biasanya diumumkan melalui situs resmi atau media sosial resmi Dinas Kesehatan daerah maupun instansi terkait.

Kementerian Kesehatan sebelumnya juga pernah mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen CPNS Kemenkes. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.

Baca Juga :  11 Fakta tentang Hoaks dan Etika Dunia Cyber

Informasi valid terkait rekrutmen hanya diumumkan melalui situs resmi pemerintah, seperti casn.kemkes.go.id dan sscasn.bkn.go.id.

 

Kesimpulan

Informasi mengenai “lowongan kerja Puskesmas Indonesia” yang beredar di TikTok merupakan hoaks atau disinformasi. Tautan pendaftaran yang beredar tidak berasal dari sumber resmi dan berpotensi menjadi sarana penipuan maupun pencurian data pribadi.

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah serta tidak sembarangan memberikan data pribadi pada tautan yang tidak jelas sumbernya. (iit)