Harga Daging Melejit? Mendag ‘Sidak’ Pasar Kramat Jati, Ini Hasilnya!

Menteri Perdagangan Budi Santoso. WI/HO-Kemendag/pri.

WANITAINDONESIA.CO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga pangan mulai mencuat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan langkah taktis dengan memantau langsung kondisi lapangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan harga kebutuhan pokok bergerak liar. Berdasarkan hasil pantauan langsung maupun sistem digital, ia memastikan kondisi pasar masih dalam kendali penuh.

Mendag menjelaskan bahwa pemerintah saat ini memiliki “mata” di seluruh penjuru negeri melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Indonesia dan Selandia Baru Eksplorasi Sektor-Sektor Potensial

“Kami memantau secara online melalui SP2KP di 550 titik pasar atau sekitar 514 kabupaten/kota. Sampai sekarang, alhamdulillah harga kebutuhan bahan pokok terkendali, pasokan terjamin, dan harga stabil,” ujar Budi usai melakukan Gerakan Bersih Pasar di Jakarta, Rabu (11/03/2026).

Dalam kunjungannya ke Pasar Induk Kramat Jati, Budi melihat animo masyarakat yang mulai tinggi untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Namun, ia menekankan bahwa fluktuasi harga masih dalam batas wajar dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga :  Harapan Lutfi Kolaborasi Antarnegara Sebagai Kunci Hadapi Tantangan Perdagangan Dunia

Berdasarkan pemantauan didapati harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Sedangkan daging sapi dikisaran Rp130.00 hingga Rp150.000 per kilogram.
Mendag mengakui ada variasi harga daging sapi di pasar, namun sebagian besar pedagang masih mematok harga di sekitar HET pemerintah, yakni Rp140.000 per kilogram.

Pemerintah mengirimkan pesan kuat kepada para pemasok dan spekulan agar tidak bermain-main dengan stok pangan. Mendag menegaskan koordinasi dengan aparat penegak hukum akan dilakukan secara instan jika ditemukan anomali.

Baca Juga :  Harapan Lutfi Kolaborasi Antarnegara Sebagai Kunci Hadapi Tantangan Perdagangan Dunia

“Apabila terjadi kenaikan harga, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan Satgas Pangan, K/L terkait, dan juga dengan pemasok tentunya. Kita setiap hari mengecek harga melalui SP2KP,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Mendag Budi Santoso meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ia menjamin distribusi dan pasokan akan terus mengalir lancar hingga hari kemenangan tiba.

“Insya-Allah pemerintah terus menjamin kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran ini tetap tersedia dan harga akan stabil,” pungkas Budi. (Gdi)