
WANITAINDONESIA.CO – Pemerintah Kelurahan Kota Bambu Utara menunjukkan langkah responsif dalam upaya menekan angka stunting. Lurah Kota Bambu Utara, H. Setia Budi, SE., memimpin langsung kunjungan door-to-door untuk menyalurkan bantuan nutrisi tambahan kepada seorang anak yang terindikasi stunting di wilayah RW 007, meski secara administrasi tercatat sebagai warga RW 004.
Kunjungan tersebut dilakukan dengan melibatkan Puskesmas Kelurahan Kota Bambu Utara guna memantau kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Selain pemantauan, kelurahan juga menyalurkan paket bantuan gizi berupa sembako lengkap yang kaya protein hewani, yakni 1 ekor ayam, 2 kg ikan, telur, serta 2 liter susu.
Lurah Kota Bambu Utara menegaskan, penanganan stunting merupakan urusan prioritas yang tidak dibatasi oleh administrasi domisili secara kaku, selama anak tersebut merupakan warga kelurahan dan membutuhkan dukungan gizi.
“Kesehatan anak adalah prioritas. Kami tidak melihat batasan domisili secara kaku; selama mereka warga kami dan butuh bantuan gizi, kami hadir. Protein hewani dari ikan dan ayam ini sangat penting untuk mengejar ketertinggalan pertumbuhan anak,” ujar H. Setia Budi.
Dalam kegiatan tersebut, Kader Posyandu dan LMK turut hadir mendampingi untuk memastikan pemantauan gizi dilakukan secara berkelanjutan. Pendampingan ini ditujukan agar anak yang berisiko stunting mendapatkan perhatian rutin sehingga dapat tumbuh sehat dan berkembang sesuai usianya.
Langkah kolaboratif antara kelurahan, puskesmas, serta jejaring pendamping masyarakat ini menjadi bagian dari upaya penguatan intervensi gizi, khususnya pada balita yang membutuhkan penanganan lebih intensif di tingkat wilayah.( him)




