DMC Dompet Dhuafa Turunkan Personel di Selat Bali, Respons Kejadian Tenggelamnya Kapal KMP Tunu Pratama Jaya

WanitaIndonesia.co, BANYUWANGI, JAWA TIMUR – ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) turut merespons kejadian tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Jumat (4/7/2025).

Dalam misinya, Ahmad Barqu S, personel Tanggap Darurat DMC Dompet Dhuafa, yang kini berada di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, melaporkan kesiapan tim DMC Dompet Dhuafa dalam misi pencarian dan pertolongan di perairan Selat Bali.

Baca Juga :  Ingin Mudik Tanpa Drama? Simak Strategi Menhub Siapkan Ratusan Kapal untuk Angkutan Lebaran 1447 Hijriah

“DMC Dompet Dhuafa bergabung bersama Indonesia Divers Rescue Team (IDRT), yang nanti akan berkolaborasi dengan tim SAR gabungan dan Basarnas, untuk melakukan misi pencarian. Namun hari ini (Jumat, 4/7) terkendala cuaca dikarenakan angin kencang dan arus deras. Kita menunggu instruksi untuk memulai misi pencarian,” lapor Ahmad Barqu.

Ahmad Barqu pun menjelaskan selain terlibat dalam aksi pencarian, DMC Dompet Dhuafa membuka Pos Hangat yang terletak di pos pengaduan orang hilang di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan pelabuhan Gilimanuk.

Baca Juga :  Jaga Pendidikan Anak-anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah Di Sumatra

Sebagai respons atas insiden kapal tenggelam ini, DMC Dompet Dhuafa juga menyiagakan ambulans di sekitar pelabuhan jika diperlukan.

Kabar terbaru, mengutip berbagai media massa, jumlah penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan sebanyak 35 orang, yakni 29 orang selamat dan 6 meninggal dunia. Mengacu pada data manifes, masih ada 30 penumpang dan ABK yang hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga :  Atasi Krisis Air Bersih, Dompet Dhuafa-Permata Bank Syariah Hadirkan Sumur Bor Bagi Penyintas Banjir Aceh

Kawan Baik, DMC Dompet Dhuafa berbelasungkawa atas kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Semoga yang berpulang amal kebaikannya selama hidup dapat diterima di tempat terbaik, di sisi-Nya, serta segala kesalahannya diampuni oleh-Nya, oleh Allah SWT.

Dan semoga segenap keluarga yang ditinggalkan dinaungi ketabahan sebesar-besarnya. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (srv)