
WANITAINDONESIA.CO – Pertandingan persahabatan antarklub sepak bola dunia antara Chelsea dan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam lalu, tidak hanya menyuguhkan aksi memukau di lapangan hijau, tetapi juga memanjakan puluhan ribu pasang mata yang hadir langsung.
Di balik kemenangan megah Chelsea tiga gol tanpa balas yang disaksikan oleh 40.857 penonton, ada peran penting aliran listrik yang stabil dan tanpa gangguan. Pencahayaan stadion yang memukau, papan skor elektronik, hingga kenyamanan sistem fasilitas penonton dapat beroperasi sempurna berkat pengawalan kelistrikan yang andal dan tanpa kedip.
Kesiapan pasokan listrik yang prima menjadi kunci utama berjalannya operasional stadion berkapasitas besar tersebut secara optimal.
Manajer Stadion Utama Gelora Bung Karno, Abdul Hiyaririjal, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapan dan koordinasi erat yang dilakukan oleh pihak penyedia daya. Ia menegaskan bahwa dukungan daya listrik yang kukuh merupakan faktor krusial dalam memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya bagi para atlet profesional yang berlaga, tetapi juga demi keamanan dan kenyamanan puluhan ribu suporter yang memadati tribune.
Demi memastikan laga berskala internasional ini berjalan tanpa cela, sistem pengamanan listrik berlapis dipasang di berbagai titik vital.
Daya utama sebesar 5.540 kilovolt ampere disokong oleh empat jalur cadangan, empat unit catu daya bebas gangguan (uninterruptible power supply) berkapasitas total 1.130 kilovolt ampere, serta dua unit generator set (genset) berkapasitas 2.000 kilovolt ampere.
Langkah mengantisipasi segala kemungkinan ini dilakukan agar seluruh rangkaian acara berlangsung mulus dari awal hingga peluit panjang dibunyikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengungkapkan bahwa standar pengamanan ketat ini merupakan komitmen dalam mensukseskan berbagai perhelatan internasional di ibu kota.
Ia menjelaskan bahwa pertandingan besar yang menyedot perhatian publik membutuhkan kepastian pasokan listrik tanpa toleransi kegagalan. Dengan begitu, para pemain dapat fokus menunjukkan performa terbaik mereka di lapangan, sementara penonton dan penyelenggara dapat menikmati atmosfer pertandingan dengan rasa tenang dan nyaman.
Proses pengawalan aliran daya ini dilakukan dengan tingkat kesiapsiagaan tinggi sejak jauh sebelum kick-off dimulai. Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bulungan, Ari Tirtaprawita, menerangkan bahwa pemantauan ketat dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh rangkaian kegiatan usai.
Lebih dari 30 petugas disiagakan di titik-titik krusial untuk memantau beban listrik serta mengantisipasi kebutuhan mendadak di lapangan, sehingga potensi kendala teknis dapat dicegah sedini mungkin.
Suksesnya pengawalan laga Chelsea versus AC Milan semakin memperpanjang rekor keandalan penataan kelistrikan pada agenda olahraga internasional di Jakarta. Di balik gemerlap lampu stadion dan sorak-sorai kemeriahan pendukung, ada dedikasi para petugas yang bekerja dalam hening demi menjaga setiap sudut arena tetap terang benderang.
Pada akhirnya, kilauan cahaya di lapangan malam itu bukan sekadar penerang laga, melainkan panggung bagi sejuta senyum penonton yang pulang membawa kenangan indah untuk diceritakan kepada teman dan kerabat. (Gdi)




