Dari Karyawan Menjadi Pengusaha Oleh-Oleh Jakarta, Kisah Mpok Mumun Membangun “Sumber Rezeki” Bersama Dukungan Shopee

Mpok Mumun berfoto di salah satu toko offline nya di Halim jakarta timur, foto : alam mustika

WANITAINDONESIA.CO – Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern dan semakin beragamnya pilihan makanan kekinian, produk tradisional Indonesia tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Salah satu buktinya adalah kisah inspiratif Maemonah atau yang akrab disapa Mpok Mumun, pemilik UMKM oleh-oleh khas Jakarta Sumber Rezeki, yang berhasil mengubah rangginang menjadi produk unggulan sekaligus oleh-oleh khas Jakarta yang dikenal luas hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Perjalanan Mpok Mumun membangun usaha ini bukanlah cerita sukses yang terjadi dalam semalam. Di balik berkembangnya Sumber Rezeki saat ini, terdapat perjuangan panjang, keberanian mengambil keputusan besar, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu faktor penting yang turut mendorong pertumbuhan bisnisnya adalah pemanfaatan platform e-commerce Shopee, yang membuka peluang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang dan menjangkau pasar nasional.

Sebelum menjadi pengusaha, Mpok Mumun menjalani kehidupan sebagai karyawan seperti kebanyakan orang pada umumnya. Namun seiring waktu, ia mulai memikirkan bagaimana menciptakan sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan dan memiliki dampak yang lebih luas.

Menurutnya, bekerja sebagai karyawan memang memberikan penghasilan tetap, tetapi ia ingin membangun sesuatu yang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Awalnya saya berpikir, kalau terus bekerja saja, ya akan terus mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari. Akhirnya saya ingin menciptakan sumber rezeki yang bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih luas,” ungkap Mpok Mumun saat ditemui jurnalis WANITAINDONESIA.CO.

Dari pemikiran tersebut lahirlah nama Sumber Rezeki, sebuah usaha yang sejak awal tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi sarana membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Inspirasi bisnis ini muncul dari pengalaman pribadi yang sederhana. Ketika anaknya sering bepergian ke luar negeri, banyak teman dan kerabat yang bertanya mengenai oleh-oleh khas Jakarta yang dapat dibawa pulang.

Pertanyaan tersebut membuat Mpok Mumun menyadari bahwa Jakarta sebagai ibu kota negara ternyata belum memiliki banyak pilihan oleh-oleh yang benar-benar identik dan mudah dibawa seperti daerah lain.

“Kalau ke Bandung ada banyak pilihan oleh-oleh, begitu juga Yogyakarta atau Padang. Jakarta sebenarnya punya banyak makanan khas, tetapi tidak semuanya bisa tahan lama untuk dibawa bepergian,” ujarnya.

Baca Juga :  'Detox'

Dari situlah muncul ide untuk mengangkat rangginang, makanan tradisional yang sudah dikenal masyarakat, menjadi produk oleh-oleh khas Jakarta dengan kemasan yang lebih modern dan menarik.

“Kalau makanan seperti kerak telor kan tidak tahan lama. Jadi saya berpikir bagaimana membuat produk yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Jakarta,” katanya.

Proses mewujudkan ide tersebut membutuhkan waktu hampir satu tahun, mulai dari riset produk, pengembangan rasa, desain kemasan hingga proses perizinan. Setelah melalui berbagai tahapan, produk Sumber Rezeki resmi diluncurkan pada 16 November 2022.

Salah satu titik balik terbesar dalam perjalanan bisnis Mpok Mumun terjadi ketika ia memutuskan untuk mulai berjualan melalui platform e-commerce Shopee.

Pada awalnya, keputusan tersebut dilakukan hanya untuk mencoba peluang baru. Saat itu, dirinya mengaku belum memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia bisnis digital maupun pemasaran online. Namun hasil yang diperoleh jauh melampaui ekspektasi.

“Awalnya hanya coba-coba masuk Shopee. Alhamdulillah ternyata langsung berkembang,” ujarnya.

Proses pembuatan rengginang .foto : alam mustika

Bagi Mpok Mumun, Shopee bukan sekadar tempat berjualan, tetapi menjadi sarana yang membantu UMKM seperti dirinya untuk bertumbuh dan mendapatkan kesempatan yang sebelumnya sulit diperoleh.

Melalui Shopee, produk Sumber Rezeki yang awalnya hanya dikenal di lingkungan sekitar kini dapat ditemukan oleh pelanggan dari berbagai kota di Indonesia. Platform digital tersebut juga memungkinkan usahanya bersaing dengan merek yang lebih besar melalui berbagai fitur dan program yang mendukung pelaku UMKM.

Saat ini, sekitar 80 persen omzet Sumber Rezeki berasal dari penjualan melalui Shopee, menjadikannya kanal penjualan terbesar bagi usaha tersebut.

Mpok Mumun mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan berjualan di Shopee adalah konsistensi mengikuti berbagai program yang disediakan platform tersebut.

Mulai dari program gratis ongkir, voucher diskon, kampanye promosi, hingga fitur Shopee Live, semuanya dimanfaatkan untuk meningkatkan visibilitas produk dan menarik lebih banyak pelanggan.

“Kami mengikuti semua program yang ada. Mulai dari live, promo, voucher, sampai kampanye yang disarankan Shopee,” jelasnya.

Menurutnya, program-program tersebut sangat membantu UMKM dalam memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Pengusaha Tidak Menahan Stok Minyak Goreng Kedepannya

Shopee juga memberikan kesempatan yang sama bagi pelaku usaha kecil untuk tampil di hadapan jutaan pengguna aktif. Hal inilah yang membuat produk UMKM memiliki peluang lebih besar untuk dikenal masyarakat luas.

Salah satu momen yang paling ditunggu oleh Sumber Rezeki adalah kampanye tanggal kembar yang rutin diadakan Shopee setiap bulan.

“Kalau ada kampanye tanggal kembar, penjualan bisa naik dua sampai tiga kali lipat dari hari normal,” ungkap Mpok Mumun.

Foto di salah satu rumah produksi oleh-oleh jakarta., foto : alam mustika

Lonjakan tersebut terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat yang memanfaatkan berbagai promo, cashback dan subsidi ongkir yang tersedia selama periode kampanye berlangsung.

Bagi UMKM seperti Sumber Rezeki, momentum ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan produk kepada pelanggan baru sekaligus meningkatkan omzet secara signifikan.

Pertumbuhan yang dirasakan Sumber Rezeki tidak hanya terlihat dari angka penjualan, tetapi juga dari jumlah pesanan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Pada hari biasa, usaha ini menerima puluhan pesanan setiap hari. Namun ketika memasuki musim liburan seperti Lebaran maupun Natal dan Tahun Baru, jumlah tersebut bisa melonjak hingga ratusan pesanan per hari.

“Kalau hari biasa masih puluhan pesanan. Tapi saat Lebaran atau Nataru bisa sampai ratusan pesanan per hari,” katanya.

Peningkatan permintaan tersebut menjadi bukti bahwa produk tradisional memiliki peluang besar untuk berkembang ketika dipadukan dengan strategi pemasaran digital yang tepat. Keberhasilan memanfaatkan platform digital turut berdampak pada pertumbuhan omzet usaha.

Jika sebelumnya omzet bulanan hanya berada pada kisaran Rp30 juta hingga Rp50 juta, kini angka tersebut meningkat menjadi sekitar Rp50 juta hingga Rp100 juta per bulan.

Pertumbuhan tersebut berasal dari kombinasi penjualan online melalui Shopee, partisipasi dalam berbagai pameran UMKM, serta jaringan distribusi yang semakin luas.

Berkembangnya usaha juga memungkinkan Mpok Mumun membuka lebih banyak lapangan pekerjaan. “Alhamdulillah sekarang ada 17 karyawan yang bekerja bersama kami,” ujarnya.

Bagi Mpok Mumun, pencapaian tersebut menjadi salah satu kebahagiaan terbesar karena tujuan awal membangun usaha memang bukan hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Seiring berkembangnya bisnis, Sumber Rezeki kini telah memiliki ruko sendiri di kawasan Halim yang menjadi pusat operasional dan penjualan.

Baca Juga :  ​Menenun Jiwa dalam Balutan Modest Fashion: Kisah Chaera Lee Merayakan Peran Ibu dan Seni Busana

Produk-produknya juga telah hadir di berbagai lokasi strategis seperti kawasan Bandara Soekarno-Hatta, termasuk Terminal 3, Taman Mini Indonesia Indah, pusat oleh-oleh, hingga berbagai toko mitra di Jakarta.

Keberadaan produk di lokasi-lokasi tersebut semakin memperkuat posisi Sumber Rezeki sebagai salah satu pilihan oleh-oleh khas Jakarta yang mudah ditemukan wisatawan maupun masyarakat umum.

Di tengah pertumbuhan bisnis yang terus meningkat, Mpok Mumun tetap memegang komitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

Selain membuka lapangan kerja, ia juga melibatkan pelaku UMKM lokal yang telah memiliki sertifikasi halal dan izin usaha dalam rantai pasok bisnisnya.

“Tujuan saya bukan hanya bisnis, tetapi bagaimana lingkungan sekitar juga ikut sejahtera dan punya pekerjaan,” katanya.

Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari filosofi Sumber Rezeki yang ingin tumbuh bersama masyarakat.

Bagi Mpok Mumun, kehadiran Shopee memberikan kesempatan yang sangat besar bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Melalui berbagai fitur, program promosi, pelatihan, dan akses pasar yang luas, pelaku usaha kecil dapat menjangkau pelanggan dari seluruh Indonesia tanpa harus memiliki banyak cabang fisik.

Perjalanan Sumber Rezeki menjadi contoh nyata bagaimana transformasi digital mampu membantu UMKM naik kelas. Dari usaha yang dirintis oleh seorang mantan karyawan dengan mimpi sederhana, kini berkembang menjadi bisnis yang menghasilkan omzet puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan, mempekerjakan belasan karyawan, dan dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Jakarta.

Kisah Mpok Mumun membuktikan bahwa keberanian untuk memulai, kemauan untuk terus belajar, serta kemampuan memanfaatkan platform digital seperti Shopee dapat membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM Indonesia untuk tumbuh, berkembang, dan bersaing di era ekonomi digital.

Lebih dari sekadar cerita sukses bisnis, perjalanan Sumber Rezeki menjadi inspirasi bahwa usaha lokal yang berakar pada produk tradisional pun mampu menjadi pemain yang kuat ketika didukung inovasi, kualitas, dan pemanfaatan teknologi yang tepat. Dengan dukungan ekosistem digital yang semakin berkembang, semakin banyak UMKM Indonesia yang memiliki kesempatan untuk naik kelas dan menjadi usaha yang lebih besar di masa depan.SRV (AM)