Cerita Lucu Jirayut Ciuman dengan Genderuwo di Film, Pulang Syuting Langsung Mandi Junub

Jirayut didapuk berperan sebagai Sakti di film komhor (komedi horor) berjudul 'Cek Khodam' garapan sutradara Jeropoint. FOTO: INSTAGRAM

WANITAINDONESIA.CO – Penyanyi dan pembawa acara asal Thailand, Afisan Jehdueramae alias Jirayut baru pertama main film sebagai pemeran utama. Sebelumnya, ia pernah unjuk diri di film ‘Kang Mak from Pee Mak’, tapi cuma kebagian peran kecil.

Kali ini, Jirayut didapuk berperan sebagai Sakti di film komhor (komedi horor) berjudul ‘Cek Khodam’ garapan sutradara Jeropoint. “Lucunya atau uniknya, saya di film ini harus berciuman dengan hantu genderuwo. Ditake ber kali-kali,” ujar Jirayut kepada di XXI Metropole, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Baca Juga :  Tentang Film G30S PKI

Demi profesionalisme, ia harus melakukannya. “Usai syuting, saya menjaga kesucian dan kebersihan. Saya mandi junub,” imbuhnya serius tak melucu.

Jirayut memang seorang muslim beretnis Melayu (dari ibunya) dan Thailand (dari ayahnya). Semula awal ditawari, ia bingung dan kaget. Tak pede dan tak percaya.

Baca Juga :  Aghniny Haque Bintangi Film Horor Perdana BION Studios Berjudul Selepas Tahlil
FOTO: INSTAGRAM

“Saya kan orang baru. Dikirimi skenario, saya bel ke produser dari Dee Company, Pak Dheeraj Kalwani. Dan dengan ramah, Pak Dheeraj menjelaskan begini, begini…. sampai tahap reading, saya pucat dan enggak mengerti apa-apa,” ucap Jirayut polos.

Namun, ibunya yang bernama Amalina Hayati yang mensupportnya. “Kapan lagi kamu berkarier di film. Perjalanan kamu masih panjang,” imbuh Jirayut menyampaikan pesan ibundanya.

Baca Juga :  Natalie Sarah Kembali ke Layar Lebar Lewat Film Komedi Jadi Tuh Barang

Selain beradegan ciuman dengan hantu lokal Indonesia, Jirayut juga harus beradegan dibanting-banting oleh hantu pocong. “Banyak serunya (berakting) di film ini,” Jirayut menambahkan.

Film “Cek Khodam” yang akan dirilis 16 Juli 2026 ini juga diramaikan sederet pemeran top yaitu Saputra Kori (I Gede Agus Iwan Saputra Kori), Benidictus Siregar, Tante Lala dan Kak Gem. (GIE)