Bukan Sekadar Juru Masak, Veronica Tan Ingin Perempuan Jadi “Jantung” Program MBG

Pekerja di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi tengah menyiapkan makanan sebelum didistribusikan. (HO-Pemkab Sigi)

WANITAINDONESIA.CO – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, membawa visi baru untuk program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni dengan melibatkan peran perempuan.

Baginya, perempuan di akar rumput tidak boleh hanya menjadi penonton atau penerima manfaat, melainkan harus menjadi aktor utama di balik dapur-dapur gizi Indonesia.

Baca Juga :  Menyimak Peran Tak Kasat Mata Industri Kemasan Aseptik Di Program MBG

Mengapa Perempuan? Menurut Wamen Veronica, perempuan adalah sosok yang paling memahami gizi keluarga. Namun, ia ingin melangkah lebih jauh.

Keterlibatan perempuan dalam MBG diharapkan mampu menggerakkan ekonomi dan menciptakan peluang finansial melalui pengelolaan pangan berbasis komunitas.

Baca Juga :  Waspada! 72 Siswa Jaktim Keracunan Massal, Kenali Tanda Makanan "Basi" Sebelum Terlambat

Perempuan juga bisa menjadi garda terdepan mulai dari menyusun menu sehat hingga mengelola pertanian lokal (agrikultur) yang ramah lingkungan.

Veronica bermimpi dapur program ini bertransformasi menjadi pusat edukasi yang mengubah pola pikir masyarakat tentang hidup sehat.

Baca Juga :  Wamen PPPA Serukan “200 Menit Tanpa Gawai” demi Kedekatan Orang Tua–Anak

“Kita ingin anak-anak kita menjadi Generasi Emas yang berkualitas. Karena itu, peran perempuan sangat krusial, mulai dari memastikan gizi anak sekolah hingga mencegah stunting sejak masa kehamilan,” pungkasnya. (Gdi)